Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Posts Tagged ‘Rico Tampatty’

RICO TAMPATTY & CICHA KOESWOYO DALAM FILM GEJOLAK KAWULA MUDA

Posted by Toto Andromeda on May 11, 2016

Gejolak Kawula Muda

Gejolak Kawula Muda

JUDUL FILM                        : GEJOLAK  KAWULA MUDA

SUTRADARA                       : MAMAN FIRMANSYAH

CERITA                                  : DEDDY ARMAND

PRODUSER                          : GOPE T SAMTANI

PRODUKSI                           :  PT. RAPI FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  GATOT SUDHARTO, NOMO KOESWOYO

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : CHICHA KOESWOYO, RICO TAMPATTY, TITI DWIJAYATI, IKANG FAWZI, RIA IRAWAN, SEPTIAN, ZAINAL ABIDIN, ADE IRAWAN, KUSNO SUDJARWADI, PIET BURNAMA

SINOPSIS :

Break dance sedang naik daun. Sekumpulan remaja menghabiskan malam dengan breakdance di jalanan dianggap mengganggu ketertiban umum sehingga ketika polisi datang, dari sekelompok remaja tersebut, Rico (Rico Tampatty) dan Chicha (Chicha Koeswoyo) dan kawan-kawannya ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Mereka di bawa ke kantor polisi untuk di beri penyuluhan tentang breakdance yang mengganggu ketertiban umum tersebut.

Akibat perbuatan para remaja tersebut, polisi juga mengundang para orang tua untuk di beri pengarahan dan penyuluhan. Mengetahui anaknya ditangkap polisi, Ayah Chicha (Zainal Abidin) menjadi marah karena ia sebenarnya menentang anaknya.  Rico dan Chicha adalah sepasang kekasih.

Setelah pertemuan antara orang tua dan anaknya di kantor polisi, ayah Chicha sangat menentang kegiatan Chicha, ia di perlakukan seperti anak kecil yang overprotektif. Sikap ayahnya yang keras tersebut membuat Chicha menjadi down. Ia tidak bersemangat, namun Rico selalu memberinya semangat untuk bangkit pada Chicha. Kegiatan breakdaance yang dilakukan para remaja itu sangat ditentang oleh ayah Chicha.  Ia menganggap tarian tersebut adalah tarian gila.

Untuk membuktikan kalau  apa yang mereka lakukan adalah positif, para remaja tersebut terus berlatih breakdance hingga suatu saat mengadakan pertunjukkan. Meski pada awalnya Chicha dilarang untuk ikut oleh ayahnya namun akhirnya ayah Chicha juga hadir dalam pertunjukkan yang sukses. Ia berubah sikap setelah menyaksikan pertunjukkan breakdance tersebut.

****

Breakdance menjadi sangat terkenal pada pertengahan 80an, Film ini cukup membosankan, apalagi di 11 menit pertama praktis menunjukkan tarian breakdance saja, bahkan secara keseluruhan hampir setengah dari film ini adalah breakdance, dengan dialog yang seperlunya saja. Untuk kalangan remaja breakdance sebenarnya dapat dijadikan sebagai sarana olahraga juga karena membutuhkan gerakan yang lentur.

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RICO TAMPATTY & CHICHA KOESWOYO DALAM FILM “IDOLA REMAJA”

Posted by Toto Andromeda on April 28, 2016

Idola Remaja

Idola Remaja

JUDUL FILM                        : IDOLA REMAJA

SUTRADARA                       : MAMAN FIRMANSYAH

CERITA                                  : DEDDY ARMAND

PRODUSER                          : GOPE T SAMTANI

PRODUKSI                           :  PT. RAPI FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  DODO ZAKARIA

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : CHICHA KOESWOYO, RICO TAMPATY, EKKI SOEKARNO, ZAINAL ABIDIN, SOFIA WD

SINOPSIS :

Adegan di buka dengan konser Rico & Group dengan penonton yang sangat membludak dipenuhi oleh anak-anak muda.  Rico adalah penyanyi yang sangat di gandrungi oleh para kawula muda. Ia menjadi idola para remaja. Sebagai seorang idola, Rico menjadi sangat sibuk untuk mengatur jadwal dengan bayaran yang tinggi, hingga suatu saat datanglah dua orang utusan dari sebuah Yayasan Panti Asuhan yang ingin menghadirkan Rico untuk menyanyi dengan biaya gratis, yayasan hanya menyediakan fasilitas saja. Namun sebagai seorang penyanyi yang sedang naik daun, Rico menolaknya dan mengusulkan untuk menghadirkan penyanyi lain yang mau untuk tidak dibayar.

Mendengar maksud kedatangan dua orang dari yayasan panti asuhan Ibunya Rico (Sofia WD) memanggil Rico dan menyuruhnya untuk membantu panti tersebut. Dengan pertimbangan dari ibunya, akhirnya Rico mau menerima tawaran tersebut.

Pada suatu konsernya, Rico di ganggu oleh sekelompok anak muda yang mencoba mengacaukan konsernya. Namun, dengan berbesar hati, Rico menyuruh sekelompok anak muda tersebut untuk naik ke panggung dan menyanyikan sebuah lagu. Chicha (Chicha Koeswoyo), Ekki (Ekki Soekarno) dan kawan-kawannya naik kepanggung dan menyanyikan sebuah lagu Tiada Lagi yang Lain.  Sepulang di rumah, Chicha sudah ditunggu ayahnya (Zainal Abidin) yang menganggapnya liar karena selalu pulang kerumah. Chicha adalah korban dari perbuatan kedua orangtuanya yang bercerai. Chicha merasa kesepian karena itulah ia melampiaskannya dengan berhura-hura dan pulang malam.  Chicha hanya butuh kasih sayang.

*****

Selepas mengganggu konser Rico, Chica datang ke tempat Rico. Dengan cueknya ia meminta tanda tangan, begitu selesai langsung pergi. Kecuekan Chicha justru membuat Rico penasaran padanya. Hal ini membuat Chicha dan Rico semakin dekat dan menumbuhkan cinta diantara keduanya. Rico dan Chicha menjadi saling peduli satu sama lain, meski sesekali Chicha cemburu pada penggemar-penggemar Rico.

Kedekatan Chicha dan Rico membawa perubahan pada diri Chicha, ini pula yang dirasakan oleh ayahnya. Chicha menjadi lebih baik.  Namun kedekatan ini tidak diterima oleh Ekki yang diam-diam mencintai Chicha.  Ekki marah, akibat kecemburuannya hingga Rico di setrum saat sedang latihan dan menyebabkan kelumpuhan.  Keadaan ini membuat Rico menjadi rendah diri dan semakin down dibuatnya apalagi ketika sedang konser Rico hanya duduk yang membuat para penonton marah dan melemparinya, meski Chicha dan Ibunya selalu member semangat.  Puncaknya adalah saat ibunya jatuh, Rico berdiri dan menggendong ibunya, saat itulah Rico sembuh dan bisa berdiri kembali.  Rico kembali pada Rico yang dulu, konserpun di lanjutkan, Rico menjadi Idola Remaja.

 

 

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RICO TAMPATY & NURUL ARIFIN DALAM FILM “MADU DAN RACUN”

Posted by Toto Andromeda on April 15, 2016

Madu dan Racun

Madu dan Racun

JUDUL FILM                        : MADU DAN RACUN

SUTRADARA                       : ABDI WIYONO

CERITA                                  : HENDRIK GAZALI

PRODUSER                          : HENDRIK GAZALI

PRODUKSI                           :  PT.  GARUDA  FILM

ILUSTRASI MUSIK            :  BILLY J BUDIHARJO

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : NURUL ARIFIN, ROY MARTEN, RICO TAMPATY, LIA WAROKA, AZMIL MURTAPHA, EKKI SOEKARNO, ZAINAL ABIDIN, RINA HASHIM, IDA LEMAN

SINOPSIS :

Teguh (Rico Tampaty) mahasiswa sebuah perguruan tinggi berkenalan dengan Dinda (nurul Arifin) seorang gadis yang terkenal gonta ganti pasangan, bahkan prinsipnya adalah tidak lebih dari 1 bulan. Setelah Teguh mengenal Dinda, ia berusaha untuk terus menjalin komunikasi meski lewat telepon yang pada awalnya diberikan nomor aspal oleh Dinda namun berhasil tersambung. Dinda sendiri sebenarnya sudah memiliki tunangan Ferry (Roy Marten) yang sedang mengambil gelar doctor di Amerika yang dijodohkan sejak SMA.

Pada usia pacaran satu bulan, Teguh mengajak Dinda kepantai dan ia sudah siap dengan jawaban Dinda apabila tepat satu bulan ia akan diputuskan dan ditinggalkan oleh Dinda. Dinda sendiri tidak tenang karena ia sudah bertunangan dan menceritakan keadaan yang sebenarnya pada Teguh. Hal ini diungkapkan karena Teguh bukanlah cowok satu bulan Dinda, namun Dinda mulai mencintainya.  Karena tekadnya, Teguh akhirnya masih bisa bersama dengan Dinda.

Sementara itu, Teguh dilanda kemelut karena temannya Leo (Azmil Mustapha) dan Lusy (Lia waroka) sedang kesulitan karena kebablasan dalam berhubungan yang mengakibatkan Lusy hamil, sementara orangtua Lusy tidak menyukai Leo. Jalan pintas akhirnya diambil Lusy untuk menggugurkan kandungan hingga ia mengalami kematian.

*******

 

Suatu hari Teguh pamitan pada Dinda agar semester berikutnya tidak bertemu dulu agar mereka dapat berpikir jernih untuk masa depan mereka. Pada suatu malam Teguh dan kawan-kawannya member kejutan pada Dinda dengan datang kerumahnya sambil menyanyikan lagu Nasib Seniman dan Madu dan Racun yang di populerkan oleh Bill and Brod. Kedatangan Teguh yang tengah malam sambil nyanyi-nyanyi dianggap orang gila oleh Ayah Dinda (Zainal Abidin).  Namun dengan jantan, setelah bernyanyi Teguh memperkenalkan diri bahwa ia adalah pacar Dinda, masih mahasiswa dan berkeinginan untuk membangun karir dan membahagiakan kedua orangtuanya dan selanjutnya melamar dinda.  Ayah Dinda menghargai kejujuran Teguh dan menantangnya untuk membuktikannya.

Tantangan itupun terbukti, Teguh berhasil menjadi seorang Jaksa, dan ia melamar Dinda untuk dijadikan istrinya, setelah sebelumnya Ferry  berpamitan pada Ayah Dinda untuk kembali ke Amerika dan merelakan Teguh dan Dinda bersatu meski ia mencintai Dinda. Ia member selamat pada Teguh dan Dinda untuk meniti perjalanan hidup yang panjang yang penuh dengan madu dan racun.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

IKANG FAWZI & IDA IASHA DALAM FILM “SEPUTIH KASIH SEMERAH LUKA”

Posted by Toto Andromeda on January 27, 2011

Seputih Kasih Semerah Luka

JUDUL FILM        : SEPUTIH KASIH SEMERAH LUKA

SUTRADARA       : WIM UMBOH

PRODUKSI           : PT  ELANG PERKASA  FILM

CERITA                  : NINA PANE

PRODUSER          : HATOEK SOEBROTO

TAHUN PROD    : 1988

JENIS                     : FILM DRAMA

PEMAIN               : IKANG FAWZI, IDA IASHA, RICO TAMPATY, RIMA MELATI, RATNA RIANTIARNO, YENNY FARIDA, FENDY SUKOWATI

SINOPSIS :

Marissa (Ida Iasha) menikah dengan Elanda(Ikang Fawzi). Namun pernikahan Marissa dan Elanda hambar, karena ternyata Elanda Impoten dan tidak bisa memenuhi kewajibannya sebagai suami. Namun sayang sekali keadaan ini tidak diketahui oleh mama Elanda (Rima Melati), sehingga Mama selalu menganggap baik-baik saja keadaan pernikahan anak tunggalnya Elanda. Bahkan ia juga menganjurkan Marissa untuk bersenang-senang memanjakan diri karena begitu sayangnya pada menantu perempuannya. Dilain sisi, Marissa sangat tersisa dengan keadaan ini, namun ia memendamnya dalam hati.

Keadaan ini membawa Marissa berkenalan dengan Indri, temannya yang juga telah bersuami namun suka menggoda laki-laki lain demi uang. Namun sayang meski Indri ingin menjerumuskan Marissa, ia tidak berhasil. Indri marah pada Marissa. Selepas dari Indri, Marissa berkenalan dengan Yana (Ratna Riantiarno) seorang janda yang juga menjual kehormatannya pada laki-laki hidung belang. Namun itu semata-mata dilakukan Yana demi uang tanpa harus mengkhianati suaminya karena memang sudah janda. Kepribadian Yana menarik hati Marissa untuk berteman dan berbagi keluh kesah.  Yanalah orang yang mengerti keadaan Marissa.

Suatu malam, Yana mengajak Marissa ke klub malam, namun sayang Yana harus meninggalkan Marissa karena sudah ada janji dengan lelaki hidung belang. Yana mewanti-wanti Marissa untuk tidak menjawab sapaan lelaki manapun di klub tersebut demi memproteksi Marissa. Namun dasar lelaki hidung belang, ada saja yang berani mendekati Marissa. Adalah pak Bandi (Fendy Sukowati) laki-laki hidung belang yang mencoba mendekati Marissa, namun Ia menolaknya. Secara tidak sengaja pula, Marissa bertemu dengan Doni (Rico Tampaty) mantan pacarnya.

Marissa terjebak stelah ditolong oleh Doni ketika ia di ganggu di klub. Marissa dibawa kerumah Doni. Doni yang memiliki dendam pada Marissa secara diam-diam menaruh obat perangsang di minumannya. Maka malam itu Marissa di perkosa oleh Doni yang memang ingin menghancurkan Marissa. Dan tahulah Doni kalau Marissa masih perawan dan belum di sentuh oleh suaminya Elanda.

Marissa hamil akibat perbuatan Doni. Elanda pun marah di buatnya setelah Marissa berterus terang siapa yang telah menghamilinya.  Melihat kemarahan Elanda, Marissa pergi menemui Doni untuk meminta pertanggungjawabannya untuk menikahinya. Namun disaat yang bersamaan, Doni pura-pura di tagih hutang walau itu hanya akal-akalan saja untuk memeras Marissa. Tanpa rasa curiga, Marissa akhirnya membayar hutang Doni, yang pada akhirnya digunakan oleh Doni dan kawan-kawannya untuk berfoya-foya.

Pada akhirnya Elanda menerima keadaan Marissa, dan meminta Marissa untuk tidak menceritakannya pada Mamanya. Elanda akan mengakui anak Marissa sebagai anaknya. Setelah Marissa melahirkan, tiba-tiba muncullah Doni yang datang mengganggu kebahagiaan Marissa dan Elanda. Tanpa diketahui siapapun, tiba-tiba Doni sudah masuk kekamar Marissa yang sedang bermain dengan anaknya. Doni memaksa Marissa untuk melayaninya. Sementara itu anak Marissa menangis dibuatnya. Mendengar cucunya menangis, maka Mama elanda pun datang ke kamar Marissa. Namun pemandangan yang ia lihat membuatnya syok. Marissa sedang ditindih oleh Doni. Akhirnya Marissa di usir oleh Mama elanda.

Doni dan Marissa akhirnya hidup berdua, namun sayang Doni yang tujuannya ingin menghancurkan Marissa kerjaannya hanya menghabiskan harta Marissa, bahkan ia tega menjual Marissa pada Bandi. Setelah Marissa hancur Doni akhirnya meninggalkan Marissa. Akhirnya Marissa menjadi gila.

Pada akhir kisah, Doni akhirnya mati terbunuh oleh Marissa setelah Marissa berhasil mengikuti Doni yang ingin memeras Elanda. Namun karena Marissa gila, maka ia tidak dapat di vonis untuk menerima hukuman. Marissa bebas dari hukuman, dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa.

*****

Acting Ida Iasha yang merupakan pemain film terkenal saat itu mampu memukau penonton. Film berdurasi 88 menit ini di mainkan secara baik oleh Ida Iasha dan juga Rico Tampati yang berhasil membuat penonton ikut gemas dibuatnya.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »