Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Posts Tagged ‘Tino Karno’

ATIN MARTINO DALAM FILM “ANAK-ANAK KOLONG”

Posted by jejakandromeda on January 13, 2011

JUDUL FILM        :ANAK-ANAK KOLONG

SUTRADARA       : LUKMANTORO DS

PRODUKSI           : PT  CANSER MAS FILM

CERITA                  : LUKMANTORO DS

PRODUSER          : TIEN ALI

TAHUN PROD    : 1990

JENIS                     : FILM DRAMA ACTION

PEMAIN               : ATIN MARTINO, TINO KARNO, WIDYANINGSIH, SUSAN ARYANI, LINA BUDIARTI, RIO THAMRIN, ANEN WIJAYA, JACK NOVIAN

SINOPSIS :

Okim, adalah ketua dari kelompok  gank anak-anak kolong di sebuah asrama. Okim mengkoordinir anak buahnya untuk meakukan kejahatan dengan memalak, mencopet atau apapun untuk menghasilkan uang. Hasilnya akan di bagi dengan pelakunya. Sehingga image anak-anak asrama pun menjadi jelek atas ulah mereka.

Untuk memperbaiki image yang sudah terlanjur jelek atas anak-anak asrama, Jaya (Tino Karno) akhirnya mendirikan sebuah stasiun radio dengan nama Suako Broadcasting System, juga Alan (Atin Martino) yang lebih tertarik akan perbengkelan. Alan memiliki seorang adik bernama Rina (Susan Aryani) yang baru saja di terima bekerja di bioskop sebagai penjaga karcis, sehingga tugas Alan pun bertambah untuk menjemput Rani, sementara itu Radio Suako menjadi tempat mangkalnya anak-anak asrama yang memiliki jiwa positif termasuk  Alan.

Melihat tindakan anak-anak kolong yang telah mencoreng  nama baik anak-anak asrama , dengan dibantu oleh seorang fotografer amatir, Alan akhirnya mencari bukti-bukti tentang kenakalan anak-anak kolong. Apalagi setelah anak seorang petinggi tentara , Adjie Sumantri yang juga seorang perancang busana di palak oleh preman-preman sekitar yang menyebabkan Adjie trauma, membuat Alan yang dipersalahkan kenakalannya oleh Ayahnya, menjadi lebih bersemangat untuk mencari bukti-bukti kenakalan anak-anak asrama. Dengan dibantu oleh Ida Ayu seorang kenalannya yang baru, akhirnya Alan berhasil mendapatkan bukti-bukti tersebut.

Tindakan Alan tidak disukai oleh anak-anak asrama. Puncaknya Rani di sandera oleh mereka setelah pulang dari bekerja di bioskop. Namun Alan berhasil membebaskannya, terjadi perkelahian hebat antara Alan dengan anak -anak asrama. Alan tertusuk dan dibawa kerumah sakit.Sementara itu Ida Ayu sendiri yang ternyata adalah seorang polisi wanita akhirnya mampu menyelesaikan masalah tersebut.

****

Film anak-anak Kolong dibintangi oleh Atin Martino sebagai tokoh utama. Atin merupakan aktor muda tahun 1990an.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

RANO KARNO & YESSY GUSMAN DALAM FILM ” PUSPA INDAH TAMAN HATI”

Posted by jejakandromeda on November 12, 2010

Puspa Indah Taman Hati

JUDUL FILM        : PUSPA INDAH TAMAN HATI

SUTRADARA       : ARIZAL

PRODUKSI           : PT. TIGA SINAR MUTIARA  FILM

PRODUSER          : TOMMI INDRA

TAHUN PROD    : 1979

JENIS                     : FILM DRAMA

PEMAIN               : RANO KARNO, YESSY GUSMAN, IIS SUGIANTO, SOEKARNO M. NOOR, NANI WIJAYA, DEWI IRAWAN, KAHARUDDIN SYAH, CHRISYE, PONG HARYATMO, TINO KARNO

 

SINOPSIS :

Marlina (Yessy Gusman) harus terlambat masuk kuliahnya pak Arga (Soekarno M. Noor) karena di luar di ganggu oleh Aswin (Pong Harjatmo) seorang mahasiswa seni tari yang menyukai Marlina. Pak Arga di kenal killer bagi mahasiswa seni rupa, namun melihat keterlambatan Marlina, Pak Arga tidak jadi marah karenanya. Marlina pun lolos masuk kelas. Ketika sedang break kuliah, Marlina dikenalkan dengan Galih Rakasiwi (Rano Karno) mahasiswa satu kampusnya yang juga penyanyi. Tatkala bersalaman dengan Marlina, Galih melihat sosok lain dari dirinya. Ia melihat kalau Marlina adalah sosok yang mirip segala-galanya dengan Ratna (Yessy Gusman) (tonton : Gita Cinta Dari SMA). Bagi Galih, ternyata ada sosok yang benar-benar mirip dengan Ratna.

Dalam perjalanan pulang dari kampus, Marlina di ajak makan oleh Hesti (Iis Sugianto) dan Nita dan Awang (Tino Karno) yang diam-diam juga menyukai Marlina. Sesampai di tempat makan, Marlina bertemu dengan Aswin yang mengeluarkan kata-kata yang kasar pada Marlina. Mendengar perkataan Aswin, Awang tidak terima hingga akhirnya keduanya berkelahi. Melihat perkelahian Awang dan Aswin, Marlina ketakutan dan lari menjauhinya. Saat yang bersamaan datanglah Galih yang mengendarai vespanya. Galih menghentikan vespanya dan mengajak Marlina untuk ikut dan mengantarkannya hingga kerumah. Dalam perjalanan Galih dan Marlina bercerita tentang perjalanan cintanya. Galih merasa trauma dengan orang-orang kaya yang berhati serigala. Sementara itu di kampus, perkelahian Aswin dan Awang berlanjut hingga Pak Arga yang harus menengahinya.

Meski bagi mahasiswa lain Pak Arga di anggap killer, namun bagi Galih dan Marlina tidak demikian. Pak Arga adalah sosok yang baik baginya. Hingga kerap kali kedekatan Marlina dan Pak Arga dianggap memiliki hubungan khusus oleh Aswin.

*****

Galih akhirnya di ajak oleh Marlina kerumahnya dan dikenalkan dengan Papa (Kaharuddin Syah) dan Mamanya (Nani Wijaya). Ternyata Mama Marlina menyukai lagu-lagu Galih. Ketika Galih sedang pentas untuk nyanyi, Marlina pun mengajak Papa dan Mamanya untuk menyaksikan penampilan Galih. Setelah selesai bernyanyi, Galih mendapatkan applaus dan jabat tangan dari dosennya Pak Arga yang ternyata menghadirinya.

Sepulang dari pementasan Galih, Pak Arga di keroyok oleh anak muda yang tidak dikenal. Beruntunglah ia, karena tiba-tiba Galih lewat dan menolong Pak Arga  yang terkapar tak berdaya. Galih akhirnya membawa Pak Arga kerumah sakit. Pak Arga pun akhirnya tahu kalau pengeroyokan yang dilakukan adalah atas suruhan Aswin. Sementara itu Marlina menengok Pak Arga di rumah sakit. Marlina meminta maaf padanya karena Marlinalah maka Pak Arga jadi begitu.  Namun Pak Arga tidak menyalahkan Marlina, dan ia bahkan mengajak Marlina untuk main kerumah setelah ia sembuh. Maka akhirnya di ketahuilah kenapa Pak Arga sangat baik dengan Marlina. Ia ternyata memiliki seorang anak bernama Nina yang mirip dengan Marlina yang telah meninggal dunia 2 tahun yang lalu. Nina meninggal di tabrak mobil dan kepalanya pecah. Pak Arga menceritakan dengan penuh kesedihan. Itulah kenapa ia bertindak keras terhadap mahasiswanya, hanya karena menutupi dukanya.

Sementara itu kedekatan Marlina dan Galih kian hari kian dekat. Galih berpamitan dengan Marlina kalau minggu depan akan ke Jogya untuk menghadiri undangan malam gembira .

*******

Sesampai di Jogya, sebelum naik pentas galih mendapatkan sepucuk surat dari penggemarnya yang meminta menyanyikan lagu Gita Cinta Dari SMA.  Melihat surat dari penggemarnya, Galih sudah menduga siapa penggemar tersebut.  Selepas malam gembira usai, Galih keluar. Di pintu keluar Galih sudah ditunggu oleh Ratna (Yessy Gusman) mantan kekasihnya yang sangat di cintai namun tidak di restui oleh orang tua Ratna. Galih dan Ratna bertatap muka dan mengajak Ratna untuk ke mobilnya. Namun wartawan segera memfoto saat tersebut. Galih akhirnya mengetahui kalau Ratna sedang dalam proses perceraian. Ratna menumpahkan segala kegundahannya pada Galih. Ratna bahkan memohon pada Galih untuk menunda kepulangannya ke Jakarta.

Kedatangan Ratna membuat Galih bimbang, apalagi setelah Ratna menceritakan kepedihan hidup yang di hadapinya. Galih pun mempertimbangkan untuk menunda kepulanganya ke Jakarta. Esok harinya Galih dan Ratna mengunjungi tempat-tempat nostalgia mereka dulu. Wartawan yagn melihat Galih pun asyik untuk memotret keduanya.  Keduanya bernostalgia, melewati jalan-jalan dan tempat yang pernah di lewati berdua. Ratna pun berandai-andai kalau ia sudah Janda apakah Ratna mau menikahinya. Namun Galih menolaknya, karena ia sekarang sudah memiliki seorang gadis impiannya, Marlina. Meski sedih, Ratna akhirnya menerima apa yang dikatakan oleh Ratna. Ia merasa kehidupannya terlampau pedih.

Sementara itu di Jakarta, Marlina kesal karena membaca Koran-koran yang memuat foto-foto Galih dengan seorang wanita yang mirip dengannya. Marlina bahkan sampai tidak masuk kampus akibat melihat foto-foto Galih dengan seorang wanita. Ratna kerjaannya murung dan mengunci diri di kamar. Sesampai di Jakarta, Galih datang kerumah Marlina bermaksud untuk menjelaskannya pada Marlina. Namun Marlina menolak untuk menemuinya.

Esoknya Marlina datang kerumah Pak Arga. Pak Arga akhirnya menceritakan kalau Galih juga baru saja dari rumah Pak Arga dan menceritakan kejadian selama di Jogya yang membuat Marlina salah paham. Pak Arga meminta Marlina untuk memaafkan Galih, namun Marlina tidak mau begitu saja menerimanya, karena ia merasa hanya sebagai pelarian bagi Galih aas kekasihnya yang mirip dengannya. Disaat yang bersamaan, datanglah Galih. Namun buru-buru Marlina berpamitan pada Pak Arga. Galih mengejarnya. Namun sia-sia karena Marlina segera naik taksi.

Hesti dan Nita datang kerumah Marlina untuk menyampaikan tiket VIP untuk Marlina dan keluarganya untuk menghadiri pentas Galih Rakasiwi. Meski awalnya menolak, namun akhirnya Marlina menerimanya dan menghadiri pementasan Galih Rakasiwi bersama kedua orangtuanya. Galih menyanyikan lagu yang ditujukan untuk Marlina.

Galih dan Marlina akhirnya berbicara berdua. Marlina membaca surat Ratna untuk Galih. Namun Marlina tidak marah, bahkan setelah ia mengetahui kisah cinta Galih dan Ratna dan juga kepedihan Ratna karena ia harus bercerai, Marlina akhirnya merelakan Galih untuk kembali kepada Ratna. Galih dan Ratna akhirnya pun bersatu.

 

 

 

 

 

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 4 Comments »

Rano Karno ; Selamat Tinggal Masa Remaja

Posted by jejakandromeda on April 2, 2009

selamat-tinggal-masa-remajaJudul Film            : Selamat Tinggal Masa Remaja

Skenario              : Eddy D Iskandar

Sutradara            : Frank Rorimpandey

Produser             : Agus Soeroso

Pemain                 : Rano Karno, Ita Mustafa, Kiki Maria, Tino Karno, Mangara Siahaan, Soekarno M. Noor, Tuti Kirana

Produksi              : Jakarta Exotic Film

Tahun Produksi : 1980

Sinopsis :

Film Remaja “Selamat Tinggal Masa Remaja” yang dibintangi oleh Rano Karno dan Kiki Maria yang didasarkan pada Novel laris dengan judul yang sama karangan Eddy D Iskandar. Selamat tinggal masa remaja berkisah tentang drama percintaan antara Andika (Rano Karno) dengan Fitria (Kiki Maria).

Disuatu pesta akhir sekolah, Andika (Rano Karno) terpilih menjadi bintang pelajar.  Terpilihnya Andika membuat Soni (Tino Karno) merasa tidak suka, karena dengan sendirinya Andika menjadi bintang diantara teman-temannya dan disukai oleh cewek-cewek sekelasnya termasuk Fitria(Kiki Maria). Fitria menjadi dekat dengan Andika, menyebabkan Soni tidak suka kepada Andika karena memang diam-diam Soni menyukai Fitria. Sedangkan Fitria yang telah dijodohkan dengan Seto (Mangara Siahaan) seorang calon dokter menjadi bimbang, karena merasa masa remajanya dibelenggu.

Erna (Ita Mustafa) adalah teman dekat Fitria yang selalu menjadi teman curhatnya.

Sementara itu papa Fitria (Soekarno M. Noer) merasa tidak suka melihat kedekatan Andika dengan Fitria. Sedangkan Papanya lebih setuju kalau Fitria berhubungan dengan Seto yang memang telah di tunangkan. Papanya bahkan melarang teman-teman laki-lakinya untuk datang kerumahnya termasuk Andika yang paling tidak disukai. Meski Andika adalah bintang pelajar, akan tetapi tetap saja tidak disukai. Sedangkan Seto seorang calon dokter di Bogor, meski kerap di cuekin oleh Tria demikian panggilan akrab Fitria, akan tetapi disikapinya secara dewasa oleh Seto.

Seto meski jauh-jauh datang dari Bogor, akan tetapi meski bisa ketemu dengan Tria, akan lebih sering di cuekin, dan ditanggapi dingin oleh Tria. Diwaktu yang sama Soni menelpon Tria yang diterima oleh papanya, tapi sayang sekali ketika sedan g memberitahukan kalau Tria sudah tunangan, Soni sedang tidak mendengarkan, sehingga sia-sia pula penjelasan papa Tria. Sedangkan Seto buru-buru pulang ke Bogor setelah merasa di cuekin oleh Tria.

**********

Sementara itu Tria tidak masuk sekolah karena sakit. Bersama dengan Erna, Andika datang menengok Tria dirumahnya. Sementara itu Soni juga diam-diam ikut datang kerumah Tria, akan tetapi melihat Andika ada di teras rumah Tria, Soni terlihat cemburu pada Andika dan mengurungkan niatnya untuk menengok Tria.  Kedatangan Andika dirumah Tria, diketahui oleh papanya dan Tria dimarahin karena Tria sudah dilarang untuk tidak berteman dengan Andika. Watak papanya yang keras, ternyata tidak didukung oleh mamanya. Sehingga sering kali bersalah paham soal teman-teman laki-laki Tria yang dilarang datang kerumahnya.

Andika belum tahu kalau Tria sudah bertunangan, sehingga Andika berkirim surat untuk mengungkapkan perasaanya yang salama ini dipendam yang dititipkan melalui Erna. Tria terdiam dan gelisah karena mendapatkan surat cinta dari Andika karena bingung akan menjawab apa. Tria pun menjawab surat Andika dan mengungkapkan perasaannya pada Andika yang juga mengaguminya. Setelah membaca surat jawaban dari Tria, Andika lemas. Sedangkan Soni yang mengetahui Tria telah mengirim surat dari Tria, Soni mencari Andika dan menganggap Andika telah merebut Tria darinya, karena Soni menganggap bahwa dialah yang pertama mencintai Tria. Akhirnya Soni dan Andika berkelahi hanya karena rebutan Tria.

Sedangkan Andika kecewa terhadap Tria, karena ia tidak tahu kalau Tria telah ditunangkan. Sedangkan Soni yang biasanya cemburu terhadap Andika menjadi berbaikan dengan Andika. Setelah pengumuman kelulusan tiba, Tria dan Seto akhirnya menikah. Akan tetapi Andika tidak datang dalam pesta pernikahannya.

************

Setelah menikah, Tria bertemu dengan Erna, dan terbongkarlah apa yang selama ini tidak diketahui Tria. Bahwa surat yang diberikan oleh Erna sebenarnya adalah buatan Erna, demikian juga sebaliknya jawaban untuk Andika juga telah diganti oleh Erna. Akan tetapi meski kecewa, Tria tetap tidak menyalahkan tindakan yang telah dilakukan oleh Erna.

Tria akhirnya pindah ke Bogor mengikuti suaminya yang praktek dokter disana.

******

Secara keseluruhan, film ini sih datar-datar saja, meski acting dari para actor pendukungnya tidak diragukan lagi, akan tetapi konflik yang di bangun datar-datar saja.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,795 other followers