Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Posts Tagged ‘Rico Tampatty’

IKANG FAWZI & IDA IASHA DALAM FILM “SEPUTIH KASIH SEMERAH LUKA”

Posted by jejakandromeda on January 27, 2011

Seputih Kasih Semerah Luka

JUDUL FILM        : SEPUTIH KASIH SEMERAH LUKA

SUTRADARA       : WIM UMBOH

PRODUKSI           : PT  ELANG PERKASA  FILM

CERITA                  : NINA PANE

PRODUSER          : HATOEK SOEBROTO

TAHUN PROD    : 1988

JENIS                     : FILM DRAMA

PEMAIN               : IKANG FAWZI, IDA IASHA, RICO TAMPATY, RIMA MELATI, RATNA RIANTIARNO, YENNY FARIDA, FENDY SUKOWATI

SINOPSIS :

Marissa (Ida Iasha) menikah dengan Elanda(Ikang Fawzi). Namun pernikahan Marissa dan Elanda hambar, karena ternyata Elanda Impoten dan tidak bisa memenuhi kewajibannya sebagai suami. Namun sayang sekali keadaan ini tidak diketahui oleh mama Elanda (Rima Melati), sehingga Mama selalu menganggap baik-baik saja keadaan pernikahan anak tunggalnya Elanda. Bahkan ia juga menganjurkan Marissa untuk bersenang-senang memanjakan diri karena begitu sayangnya pada menantu perempuannya. Dilain sisi, Marissa sangat tersisa dengan keadaan ini, namun ia memendamnya dalam hati.

Keadaan ini membawa Marissa berkenalan dengan Indri, temannya yang juga telah bersuami namun suka menggoda laki-laki lain demi uang. Namun sayang meski Indri ingin menjerumuskan Marissa, ia tidak berhasil. Indri marah pada Marissa. Selepas dari Indri, Marissa berkenalan dengan Yana (Ratna Riantiarno) seorang janda yang juga menjual kehormatannya pada laki-laki hidung belang. Namun itu semata-mata dilakukan Yana demi uang tanpa harus mengkhianati suaminya karena memang sudah janda. Kepribadian Yana menarik hati Marissa untuk berteman dan berbagi keluh kesah.  Yanalah orang yang mengerti keadaan Marissa.

Suatu malam, Yana mengajak Marissa ke klub malam, namun sayang Yana harus meninggalkan Marissa karena sudah ada janji dengan lelaki hidung belang. Yana mewanti-wanti Marissa untuk tidak menjawab sapaan lelaki manapun di klub tersebut demi memproteksi Marissa. Namun dasar lelaki hidung belang, ada saja yang berani mendekati Marissa. Adalah pak Bandi (Fendy Sukowati) laki-laki hidung belang yang mencoba mendekati Marissa, namun Ia menolaknya. Secara tidak sengaja pula, Marissa bertemu dengan Doni (Rico Tampaty) mantan pacarnya.

Marissa terjebak stelah ditolong oleh Doni ketika ia di ganggu di klub. Marissa dibawa kerumah Doni. Doni yang memiliki dendam pada Marissa secara diam-diam menaruh obat perangsang di minumannya. Maka malam itu Marissa di perkosa oleh Doni yang memang ingin menghancurkan Marissa. Dan tahulah Doni kalau Marissa masih perawan dan belum di sentuh oleh suaminya Elanda.

Marissa hamil akibat perbuatan Doni. Elanda pun marah di buatnya setelah Marissa berterus terang siapa yang telah menghamilinya.  Melihat kemarahan Elanda, Marissa pergi menemui Doni untuk meminta pertanggungjawabannya untuk menikahinya. Namun disaat yang bersamaan, Doni pura-pura di tagih hutang walau itu hanya akal-akalan saja untuk memeras Marissa. Tanpa rasa curiga, Marissa akhirnya membayar hutang Doni, yang pada akhirnya digunakan oleh Doni dan kawan-kawannya untuk berfoya-foya.

Pada akhirnya Elanda menerima keadaan Marissa, dan meminta Marissa untuk tidak menceritakannya pada Mamanya. Elanda akan mengakui anak Marissa sebagai anaknya. Setelah Marissa melahirkan, tiba-tiba muncullah Doni yang datang mengganggu kebahagiaan Marissa dan Elanda. Tanpa diketahui siapapun, tiba-tiba Doni sudah masuk kekamar Marissa yang sedang bermain dengan anaknya. Doni memaksa Marissa untuk melayaninya. Sementara itu anak Marissa menangis dibuatnya. Mendengar cucunya menangis, maka Mama elanda pun datang ke kamar Marissa. Namun pemandangan yang ia lihat membuatnya syok. Marissa sedang ditindih oleh Doni. Akhirnya Marissa di usir oleh Mama elanda.

Doni dan Marissa akhirnya hidup berdua, namun sayang Doni yang tujuannya ingin menghancurkan Marissa kerjaannya hanya menghabiskan harta Marissa, bahkan ia tega menjual Marissa pada Bandi. Setelah Marissa hancur Doni akhirnya meninggalkan Marissa. Akhirnya Marissa menjadi gila.

Pada akhir kisah, Doni akhirnya mati terbunuh oleh Marissa setelah Marissa berhasil mengikuti Doni yang ingin memeras Elanda. Namun karena Marissa gila, maka ia tidak dapat di vonis untuk menerima hukuman. Marissa bebas dari hukuman, dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa.

*****

Acting Ida Iasha yang merupakan pemain film terkenal saat itu mampu memukau penonton. Film berdurasi 88 menit ini di mainkan secara baik oleh Ida Iasha dan juga Rico Tampati yang berhasil membuat penonton ikut gemas dibuatnya.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,136 other followers