Posts Tagged ‘Maria Kristin Yulianti’
Posted by jejakandromeda on September 17, 2010
Melihat persaingan yang cukup ketat di China Master Super Series, apalagi dari tim tuan rumah yang memang masih merajai di setiap nomor, Indonesia akhirnya hanya meloloskan dua wakilnya di perempat final turnamen tersebut. Dalam laga perebutan tike perempat final di babak kedua kemarin, wakil-wakil Indonesia di nomor tunggal putra dan putri serta ganda putra tidak mampu meraih angka setelah di jegal oleh pemain tuan rumah.
Di tunggal putri, Maria Febe Kusumastuti tidak mampu memberikan perlawanan setelah selalu mendapat tekanan dari Xia Jingyun (CHN). Permainan Maria Febe tidak berkembang dan dengan mudah di kalahkan oleh pemain tuan rumah tersebut dengan skor cukup telak 15-21 dan 9-21. Meski Xia Jingyun merupakan pemain baru, namun merek China yang di sandangnya ternyata mampu memberikan perlawanan yang bagus dan sudah menjadi brand yang dikenal kalau produk bulutangkis China masih di atas negara lain.
Sementara itu di nomor tunggal putra, Dyonisius Hayom Rumbaka gagal membalas kekalahan atas Chen Long(CHN) yang pernah mengalahkannya di Swiss Terbuka. Di luar dugaan, Hayom gagal memberikan perlawanan yang ketat atas Chen Long, bahkan ia dengan mudah di patahkan perlawannya dengan 12-21 dan 10-21.
Satu lagi wakil Indonesia yang gagal melangkah ke perempat final adalah ganda putra M. Ahsan/Bona Septono. Ahsan/Bona gagal mempersembahkan kemenangan setelah di paksa menyerah bermain tiga set atas lawannya yang juga merupakan unggulan kedua Zhendong Guo/Chen XU (CHN). Di set pertama pasangan Indonesia dengan mudah mematahkan permainan pemain China dengan 21-11, namun memasuki set kedua keadaan berbalik, kali ini pemain Indonesia harus bermain di bawah tekanan lawan dan harus menyerah dengan skor ketat 19-21. Memasuki set penentuan akhirnya Indonesia menyerah dengan 15-21.
Namun demikian, Indonesia meloloskan pasangan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir yang berhasil melangkah ke perempat final setelah mengalahkan juniornya Frans Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet dengan 21-18 dan 21-15. Lawan Nova/Lilyana Diperempat final adalah Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen (DEN)
Nomor ganda putri juga turut memberikan kemenangan setelah pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari mengandaskan permainan Ha Na Choi/Ye Na Jang (KOR) dengan 21-12 dan 21-19. Namun langkah Greys/Meiliana di babak perempat final akan menghadapi lawan yang cukup berat Wen Hsing Cheng/Yu Chin Chien (TPE) yang juga merupakan unggulan 1.
Sementara itu China sebagai tuan rumah masih mendominasi di setiap nomor, dan bukan tidak mungkin China akan menyapu bersih 5 gelar.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, BWF, China Master Super Series 2010, Dyonisius Hayom Rumbaka, Hasil pertandingan Bulutangkis, M. Ahsan/Bona Septono, Maria Febe Kusumastuti, Maria Kristin Yulianti, Nova Widianto, Nova Widianto/Lilyana Natsir, Olahraga, PBSI, Shendy Puspa Irawati | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on August 1, 2010
Setelah minim prestasi yang di raih pemain-pemain Indonesia di berbagai turnamen Super Series, kali ini di seri Grand Prix Macau Open Indonesia berhasil meloloskan lima wakilnya di final yang akan berlangsung Minggu, 1 Agustus 2010. Indonesia juga memastikan meraih satu gelar dari nomor ganda campuran setelah terjadi All Indoensian Final antara pemain unggulan 1 Hendra A Gunawan / Vita Marissa yang akan berhadapan dengan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.
Namun sayang sekali di nomor ganda putra yang seharusnya bisa terjadi All Indonesian final akhirnya hanya meloloskan pemain Alvent Yulianto/Hendra A Gunawan, setelah pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan gagal ke final setelah di jegal oleh ganda putra Korea Selatan Sung Hyun Ko/Yeon Seong Yoo di semifinal. Pemain ganda putra tersebut akan menjadi lawan Alvent/Hendra di final.
Sementara itu tunggal putri Indonesia yang dikirim di turnamen ini Adriyanti Firdasari juga melangkah ke final setelah menaklukkan Cheng Shao CHieh (TPE) dengan dua set langsung 21-14 dan 21-11. Firda demikian biasa di sapa akan menghadapi Li Xuerui (CHN) yang berhasil mengalahkan pemain veteran Zhou Mi (HKG) dengan 21-8, 19-21 dan 21-10.
Di nomor ganda putri, Indonesia juga meloloskan pasangan Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang harus bertanding 3 set melawan pemain tuan rumah Zhang Dan/Zhang Zhibo dengan 17-21, 21-18 dan 21-18. Langkah Meiliana/Greys di final akan ditantang oleh pemain China Taipei Chen When Hsing/Yu Chin Chien. Di semifinal pemain China Taipei ini berhasil mematahkan unggulan pertama Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna (JPN) dengan 21-11 dan 21-11.
Sedangkan satu-satunya tunggal putra yang tersisa Simon Santoso gagal melangkah ke final setelah takluk dari pemain unggulan pertama Lee Chong Wei (MAS) dengan tiga set.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Alvent Yulianto, Badminton, Bulutangkis, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Lilyana Natsir, Macau Open, Macau Terbuka, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, PBSI, Simon Santoso, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 24, 2010
Pasangan ganda campuran harapan Indonesia Frans Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet melangkah ke perempat final untuk mendampingi Nova Widianto/Lilyana Natsir yang terlebih dahulu lolos ke perempat final pada kejuaraan Djarum Indonesia Open Super Series 2010 di Istora Senayan Jakarta. Frans Kurniawan/Pia Zebadiah berhasil menumbangkan unggulan ke lima asal Korea Selatan Shin Baek Cheol/Lee Hyo Jung dengan pertandingan tiga set.
Di set pertama Frans/Pia yang juga pernah menumbangkan Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, harus menelan kekalahan setelah Lee Hyo Jung yang saat ini berpasangan dengan Shin Baek Cheol unggul dalam perolehan angka. Set pertama di tutup dengan 10-21. Memasuki set kedua, kepercayaan diri Frans/Pia tumbuh meski diawal set selalu ketinggalan angka. sempat ketinggalan 5-10, namun berturut-turut lima angka di raih Frans/Pia hinggamenyamakan kedudukan dengan 10-10 sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Set kedua mampu ditutup dengan kemenangan tipis 21-19. Memasuki set ketiga, Frans/Pia bermain sempurna dan menang dengan 21-16.
Sementara itu pasangan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir yang terlebih dahulu melangkah ke perempat final setelah mengandaskan pemain Thailand juga dengan rubber game. Nova/Lilyana mengandaskan Patipat Chalardchalaem/Savitree Amitapai dengan 21-10, 18-21 dan 21-11. Pasangan Nova Widianto/Lilyana Natsir berpeluang bertemu dengan Frans Kurniawan/Pia Zebadiah di semifinal jika keduanya lolos dalam perebutan di perempat final.
Keberhasilan dua ganda campuran Indonesia tersebut gagal di ikuti oleh Ahmad Tontowi/Greysia Polii yang gagal ke perempat final setelah di jegal unggulan kedua Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (DEN). Thomas/Kamilla adalah juara Singapore Super Series pekan lalu yang di final berhasil mengalahkan Nova Widianto/Lilyana Natsir. Sementara itu Thomas/Kamilla di Djarum Indonesia Open Super Series mengandaskan permainan Ahmad Tontowi/Greysia Polii dengan 21-18, 19-21 dan 21-15.
Di nomor tunggal putri, Maria Kristin Yulianti juga melangkah ke perempat final setelah mengandaskan rekan senegaranya Rosaria Yusfin Pungkasari dengan 21-14 dan 21-11. Langkah Maria untuk kefinal masih terbuka, mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi juga setara dengan kemampuannya.
Sementara itu tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro saat ini sedang bertanding di lapangan 2 melawan Dicky Palyama (NED), sedangkan pemain lainnya masih menunggu giliran.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Ahmad Tontowi, Badminton, Bulutangkis, Djarum Indonesia Open Super Series 2010, Greisyia Polii, Maria Kristin Yulianti, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto, PBSI, Rosaria Yusfin Pungkasari, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 24, 2010
Adriyanti Firdasari tungal putri Indonesia langsung kandas di babak pertama setelah menyerah tiga set melawan Moon Hi Kim (KOR). Bertanding di lapangan 3 dengan dukungan penuh penonton Indonesia tidak dimanfaatkan Firda untuk bermain fokus, sehinga bola-bola Firda pun tidak terarah. Firdasari gagal melangkah ke babak 2 dengan 22-20, 14-21 dan 11-21. Namun kegagalan Firda tidak di ikuti oleh rekannya Maria Kristin Yulianti yang melaju ke babak berikutnya setelah mengandaskan permainan Anu Nieminen (FIN). Menghadapi pemain asal Finlandia, rupanya Maria dibuat kerepotan karena bola-bola yang di tempatkan NIeminen sangat bagus sehingga Maria cukup di buat repot untuk mengembalikan bola.
Di set pertama Maria nyaris tidak bisa mengungguli lawan, namun berkat kesabaran dan pengalaman yang dimiliki akhirnya di saat kedudukan 14-16, Maria akhirnya mampu mengejar ketertinggalan dengan 16-16 dan akhirnya mendahului Anu Nieminen dengan menutup set pertama 21-18. Memasuki set kedua, keadaan pun belum berubah. Maria gagal memberi tekanan dari awal permainan bahkan sempat ketinggalan 0-3. Namun lagi-lagi faktor pengalaman yang mampu membuat Maria bangkit dan set kedua di menangkan Maria dengan 21-16. Di babak kedua hari ini Maria akan bertemu rekan senegaranya Rosaria Yusfin Pungkasari untuk memperebutkan tiket perempat final.
Sementara itu tunggal putra Indonesia berhasil meloloskan wakilnya ke babak kedua setelah Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Andre Kurniawan Tedjono dan Taufik Hidayat berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Hasil ini tentu saja memberi peluang Indonesia lebih terbuka untuk dapat meraih gelar dari sektor tunggal putra. Apalagi Bonsaak Ponsana di babak pertama juga langsung tumbang dari Wan Ho Shoon (KOR).
Hari ini pertandingan kejuaraan Djarum Indonesia Open Super Series akan di buka mulai pukul 14.00 WIB.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, BWF, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Djarum Indonesia Open Super Series 2010, Firdasari, Flandy Limpele, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Indonesia, Lilyana Natsir, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto/Lilyana Natsir, PBSI, Shendy Puspa Irawati, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, Super Series, Taufik Hidayat, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 23, 2010
Pemain pelapis tunggal putra Indonesia Dyonisius Hayom Rumbaka gagal mempersembahkan kemenangan setelah takluk dua set langsung dari unggulan utama Lee Chong Wei (MAS) dalam perebutan satu tiket ke babak kedua Djarum Indonesia Open Super Series 2010 yang berlangsung di stadion Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Meski pekan lalu Hayom mampu memaksa Chong Wei ketika bertanding di babak kedua Singapore Super Series, namun kali ini bermain di depan publik sendiri, Hayom tidak mampu bermain maksimal sehingga harus takluk dari pemain Malaysia tersebut.
Di set pertama, tanpa memberikan perlawanan yang berarti, Hayom dengan mudah dihempaskan oleh Lee CHong Wei. Hasil akhir dari pertandingan ini adalah 21-10 dan 21-14 untuk kemenangan Lee Chong Wei sekaligus menutup jalan Hayom untuk dapat melangkah ke babak kedua. Kekalahan ini menyusul pendahulunya pasangan ganda campuran gado-gado Flandy Limpele/Lotte Jonathans (INA/USA) yang terlebih dahulu kalah dari pasangan Patipat Chalardchaleam/Savetree Amitapai (THA) dengan kekalahan 22-20, 17-21 dan 15-21.
Sementara itu Indonesia sudah meloloskan tiga wakilnya di nomor tunggal putri kebabak kedua melalui Maria Febe Kusumastuti, Rosaria Yusfin Pungkasari, dan Linda Weni fanetri. Maria Febe Kusumastuti melangkah ke babak kedua setelah menaklukkan Charmaine Reid (CAN) dengan 21-19 dan 21-5, sementara Rosaria Yusfin Pungkasari mengandaskan Tzu Ying Tai (TPE) finalis Singapore Super Series 2010 dengan 14-21, 21-17 dan 21-15. Tunggal putri Indonesia lainnya yang telah lolos ke babak kedua adalah Linda Weni Fanetri, pemain yang sempat menjadi tim Uber Cup Indoesia tersebut melangkah ke babak 2 setelah menunddukkan Jeanine Cicognini (SUI) dengan 21-14 dan 21-13.
Tunggal putri Indonesia lainnya Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari di jadwalkan baru bertanding nanti malam pukul 7 WIB, juga masih akan bertanding di jam yang sama Taufik Hidayat yang akan berhadapan dengan Kashyap Parupalli (IND)
Di nomor ganda campuran, pasangan yang baru berpasangan Markis Kido/Lita Nurlita gagal ke babak kedua setelah di jegal langkahnya oleh unggulan ke 5 asal Korea Selatan Shin Baek Cheol/Lee Hyo Jung dengan kekalahan 18-21 dan 16-21.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Badminton, Bulutangkis, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Firdasari, Flandy Limpele, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Lee Chong Wei, Lilyana Natsir, M. Ahsan/Bona Septono, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Olahraga, PBSI, Pia Zebadiah, Resensi Film Jadul, Shendy Puspa Irawati, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, Super Series, Taufik Hidayat | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 23, 2010

Dyonisius Hayom Rumbaka
Gelaran Djarum Indonesia open super series yang dimulai sejak 22 – 27 Juni 2010 yang berlangsung di Stadion Istora Gelora Bung Karno tanpa di hadiri pemain-pemain top China, hal ini tentu menjadi peluang besar bagi Indonesia untuk dapat meraih gelar di negeri sendiri, mengingat pemain-pemain top Korea juga tidak turun secara penuh, apalagi pasca Lee Yong Dae terkena cedera. Indonesia berpeluang meraih gelar setelah di tahun 2007 dan 2009 yang juga berlangsung di Jakarta, Indonesia tidak meraih gelar satupun. ini adalah kali kedua Indonesia tidak meraih gelar di negeri sendiri sejak Indonesia Open di gelar.
Babak utama akan di pertandingkan pagi ini mulai pukul 09.00 dengan menggunakan 4 lapangan. Sehari sebelumnya babak prakualifikasi juga sudah selesai di pertandingkan, ada beberapa pemain Indonesia yang akhirnya lolos ke babak utama setelah harus merangkak dari prakualifikasi.
Di babak utama hari ini, dijadwalkan mulai pukul 09.00 hingga 21.40 untuk pertandingan terakhir. Tentu saja tanpa hadirnya China kita dapat berharap besar terhadap kontingen Indonesia untuk dapat meraih gelar lebih dari satu. Peluang tersebut sebenarnya ada disemua nomor, meski di nomor ganda campuran, peluang untuk mengulang final Singapore super Series pekan lalu juga kembali berpeluang terjadi, dan pekan lalu pemain Denmark Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl yang menjadi juara setelah menundukkan Nova Widianto/Lilyana Natsir dengan dua set langsung, namun kali ini kalaupun skenario tersebut berjalan lancar, seharusnya Nova/Lilyana mampu meraih gelar.
Sementara di nomor tunggal putri, Maria Kristin Yulianti yang seharusnya merangkak dari kualifikasi, akhirnya langsung berlaga di babak utama. Berkah dari absennya China tentu saja. Hadirnya Maria Kristin diharapkan akan membawa Indonesia untuk meraih hasil yang terbaik, dan kemungkinan untuk mengulang sukses pada tahun 2008 ketika itu Maria Kristin mampu menembus final akan terulang lagi tahun ini. Sementara itu Adriyanti Firdasari berpeluang kembali untuk bertemu dengan Zhou Mi (HKG) dibabak kedua jika mampu melewati hadangan pertama. Pekan lalu Firda mampu mengalahkan Zhou Mi di Singapura.
Di nomor tunggal putra, Dyonisius Hayom Rumbaka langsung mendapatkan lawan kuat yang pekan lalu di Singapura berhasil mengalahkan Hayom dengan 3 set. Lawan Dyonisius di babak pertama adalah Lee Chong Wei (MAS), tentu saja menghadapi Chong Wei bukan hal yang gampang, apalagi Chong Wei adalah pemain berperingkat 1 dunia, namun grafik permainan Hayom yang kian meningkat, kemungkinan untuk dapat mengalahkannya masih terbuka. Sedangkan tunggal putra non pelatnas Taufik Hidayat akan diuji kembali untuk membuktikan siapa yang benar-benar kuat setelah di babak pertama ini akan bertemu dengan Kashyap Parupalli (IND) pemain ulet yang patut di waspadai. Kashyap sudah dua kali bertemu Taufik di putaran final Thomas Cup di Malaysia bulan Mei silam, dan mampu membuat Taufik pontang panting. Kali ini Taufik akan di uji kembali untuk berhadapan dengan Kashyap.
Sementara itu di nomor ganda putra lawan yang patut di waspadai adalah unggulan utama Koo Kien Kit/Tan Boon Heong (MAS) bagi kubu Indonesia.
Dengan Absennya China mudah-mudahan Indonesia mampu meraih gelar maksimal.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Djarum Indonesia Super Series 2010, Dyonisius Hayom Rumbaka, Lee Chong Wei, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto/Lilyana Natsir, PBSI, Shendy Puspa Irawati, Simon Santoso, Super Series, Taufik Hidayat, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 18, 2010
Indonesia meloloskan empat nomor ganda ke semifinal turnamen Li Ning Singapore Super Series 2010 melalui nomor ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, ganda putri melalui melalui Meiliana Jauhari/Greysa Polii dan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir dan Hendra A Gunawan/Vita Marissa. Di nomor tunggal putra, Sony Dwi Kuncoro berhasil menekuk unggulan utama Lee Chong Wei (MAS) melalui pertandingan 3 set, sayang sekali keberhasilan Sony tidak diikuti tunggal putra Simon Santoso yang ditaklukkan Peter Heog Gade (DEN) juga dengan tiga set.
Pada partai ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil melangkah ke semifinal setelah mengandaskan pemain tuan rumah Dany Bawa Chrisnanta/Chayut Triyachart dengan dua set langsung selama 30 menit dengan skor 21-17 dan 21-17. Selanjutnya di semifinal lawan Markis/Hendra adalah Chieh Min Fang/Sheng Mu Lee (TPE).
Indonesia juga meloloskan ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii ke semifinal setelah mengandaskan unggulan ke 7 asal Korea Jung Eun Ha/Kyung Eun Jung dengan rubber set. Meski kalah di set pertama, namun set kedua dan ketiga dimenangkan ganda Indonesia secara meyakinkan. Meiliana Jauhari/Greysia Polii menang dengan 13-21, 21-13 dan 21-11, selanjutnya di semifinal pasangan Indonesia tersebut akan ditantang Kim Min Jung/Lee Hyo Jung yang di perempat final berhasil menekuk Petya Nedelcheva/Anastasia Ruskikh dengan 20-22, 21-8, 21-16.
Di nomor ganda campuran, Indonesia berpeluang menciptakan All Indonesian final jika pemain-pemain Indonesia berhasil mengatasi lawan-lawannya di semifinal. Nova Widianto/lilyana Natsir yang berada di pul atas berhasil melaju ke semifinal setelah mengalahkan Rassmus Bonde/Christinna Pedersson (DEN) dengan tiga set. Di set pertama, permainan Nova widianto/Lilyana Natsir tidak berkembang sehingga dengan mudah dipatahkan oleh pemain Denmark dengan mudah dengan 10-21. Memasuki set kedua, di awal permainan Nova Widianto/Lilyana Natsir juga masih belum padu, namun akhirnya berkat kematangan yang dimiliki akhirnya Nova/Lilyana berhasil merebut set kedua dengan skor tipis 21-19. Memasuki set penentuan, Nova/Lilyana semakin percaya diri dan menutup dengan kemenangan 21-4. Selanjutnya lawan Nova/Lilyana adalah Hung Ling Chen/When Hsieh Cheng (TPE). Di pul bawah Hendra A Gunawan/Vita Marissa juga berhasil melangkah ke semifinal setelah mengalahkan Robert Blair/Gabriele White (ENG) dengan dua set langsung 22-20 dan 21-12. Selanjutnya lawan Hendra/Vita di semifinal adalah pasangan kuat Denmark Thomas Layborn/Kamilla Rytter Juhl yang di perempat final mengandaskan Diju V/Jwalla Gutta (IND) dengan 21-19 dan 21-16. Menghadapi pasangan Denmark, Hendra/Vita harus bermain lebih menyerang, karena seringkali permainan pemain Denmark tersebut merepotkan lawan, sehingga apabila berhasil mengatasinya maka diharapkan skenario untuk melihat all Indonesian final dapat terwujud.
Sementara itu nomor tunggal putra juga meloloskan satu wakilnya ke semifinal melalui Sony Dwi kuncoro yang berhasil mengandaskan permainan Lee Chong Wei (MAS) dengan tiga set. Di set pertama Sony kalah mudah dengan 7-21 karena mendapat tekanan-tekanan dari Chong Wei sehingga tidak mampu mengembangkan permainan. Memasuki set kedua akhirnya Sony mampu meraih angka dengan menutup kekemangan 21-19. Sedangkan di set penentuan keadaan berbalik, kali ini Sony yang memegang kendali dan menekan Chong Wei sehingga set ketiga ditutup dengan kemenangan 21-15 sekaligus membawa Sony ke semifinal.
Namun sayang sekali kemenangan Sony gagal di ikuti rekan senegaranya Simon Santoso. Simon Santoso kandas dari Peter Heog Gade (DEN) melalui pertandingan 3 set. Meski sempat unggul jauh di set ketiga, namun sayang sekali keadaan dapat berbalik dan Peter Gade mampu membalikan keadaan. Simon kandas dengan 21-17, 8-21 dan 17-21. Kegagalan yang sama juga di raih oleh ganda putri Shendy Puspa Irawaty/Nitya Khrisinda Maheswari setelah takluk dari Wen Hsing Cheng/Yu Chin Chien (TPE) dengan 10-21 dan 17-21.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Alvent Yulianto, Badminton, Bulutangkis, Flandy Limpele, Greysia Polii, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Indonesia, Lee Chong Wei, Li Ning Singapore Super Series 2010, M. Ahsan/Bona Septono, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido/Hendra Setiawan, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto, Peter Heog Gade, Shendy Puspa Irawaty, Simon Santoso, Singapores Super Series 2010, Sony Dwi Kuncoro, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 17, 2010
Harapan Indonesia untuk memberikan hasil yang bagus dari nomor tunggal putri di turnamen Singapore Super series 2010 habis sudah setelah dua tunggal putri yang tersisa di babak kedua langsung kandas dari lawan masing-masing. Adriyanti Firdasari yang diharapkan mampu melangkah lebih jauh, harus kandas setelah di tekuk pemain Korea Selatan , Youn Jo Bae dengan dua set langsung. Permainan Firda demikian biasa di sapa yang memang angin-anginan kadang bagus dan kadang enggak, kali ini harus mengakui keunggulan pemain Korea tersebut setelah bermain dalam dua set langsung.
Di set pertama Firda tidak mampu memberikan perlawanan yang ketat sehingga dengan mudah di kandaskan pemain Korea tersebut dengan 13-21. Memasuki set berikutnya, Firda berhasil memberikan perlawanan yang ketat meski seringkali ketinggalan angka, namun sayang sekali dewi fortuna belum berpihak pada Firda, sehingga ia harus menyerah dengan 22-24, sekaligus angkat koper untuk kembali ke Jakarta guna mempersiapkan Djarum Indonesia Super Series pekan depan.
Kekalahan yang sama juga di derita Maria Febe Kusumastuti, pemain berperingkat paling baik di Indonesia saat ini. Maria Febe kandas setelah bermain tiga set melawan Porntip Buranaprasertsuk (THA) dengan kekalahan 21-23, 21-18 dan 18-21. Kekalahan dua srikandi Indonesia tersebut sekaligus menutup harapan Indonesia untuk meraih gelar di nomor tunggal putri.
Sementara itu, Sony Dwi Kuncoro dan Simon Santoso melangkah ke perempat final setelah di babak kedua berhasil mengandaskan lawannya dalam dua set langsung.
Hasil dari babak kedua lainnya :
1. Peter Heog Gade (DEN) beat Andre Kurniawan Tedjono (INA) 21-14 , 21-7
2. Nova Widianto/Lilyana Natsir (INA) beat Ahmad Tontowi/Greysia Polii (INA) 18-21, 21-17 dan 21-15
3. Hendra A Gunawan/Vita Marissa (INA) beat Yu Yan Vannesa Neo/Hendri Kurniawan Saputra (SIN) 21-16, 21-17
4. Sony Dwi Kuncoro (INA) beat Joachim Persson (DEN) 21-15 , 21-13
5. Gan Teik Chai/Tan Bin Shen (MAS) beat M. Ahsan/Bona Septono (INA) 23-21, 21-16
6. Simon Santoso (INA) beat Anand Chetan (IND) 21-17, 21-15.
Sementara itu ganda putri Indonesia Meiliana Jauhari/Greysia Polii saat ini sedang bertanding melawan Mizuki Fujii/Reika Kakiiwa (JPN), sedangkan ganda putri lainnya Shendy Puspa Irawati/Nitya Krishinda Maheswari masih belum bertanding.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Alvent Yulianto, Andre Kurniawan Tedjono, Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Lilyana Natsir, M. Ahsan/Bona Septono, Maria Febe Kusumastuti, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido/Hendra Setiawan, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto/Lilyana Natsir, PBSI, Shendy Puspa Irawati, Simon Santoso, Singapore Super Series 2010, Sony Dwi Kuncoro | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 16, 2010
Babak pertama turnamen bulutangkis Li Ning Singapore Open Super Series 2010 yang dimulai pada pukul 9.00 waktu setempat meloloskan wakil-wakil Indonesia ke babak kedua. Indonesia meloloskan wakil-wakilnya di babak kedua yang akan berlangsung esok hari. Adriyanti Firdasari pemain tunggal putri Indonesia berhasil menekuk unggulan ke3 asal Hongkong Zhou Mi dengan rubber set. Pemain veteran yang kini membela Hongkong tersebut berhasil di kalahkan oleh Firdasari dalam tempo 43 menit. Set pertama di menangkan Firdasari dengan 21-12. Memasuki set kedua, Zhou Mi menemukan pola permainannya dan berhasil menekan Firda hingga set kedua ditutup dengan 10-21. Memasuki set penentuan, kepercayaan diri Firda tumbuh kembali dan berhasil memenangi pertandingan dengan 21-11. Lawan Firda berikutnya adalah Youn Jo Bae (KOR) yang di babak pertama mengalahkan rekan senegara Firda, Fransiska Ratnasari dengan 11-21 dan 17-21. Sementara itu tiga ganda Indonesia yakni ganda putra, ganda putri dan ganda campuran gagal ke baak kedua.
Sementara itu tunggal putri Indonesia yang memiliki peringkat tertinggi Maria Febe Kusumastuti juga melangkah ke babak kedua setelah berhasil mengandaskan permainan Megumi Taruno (JPN) juga melalui pertandingan yang cukupmelelahkan 3 set. Di set pertama Maria Febe harus mengakui keunggulan Megumi dan tunduk dengan 17-21, akan tetapi set kedua dan ketiga dimenangkan Maria Febe dengan 21-15 dan 21-16. Di babak kedua, Maria Febe akan berhadapan dengan Porntip Buranaprasertsuk (THA).
Di nomor tunggal putra Indonesia juga meloloskan empat wakilnya di babak kedua melalui Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso dan Dyonisius Hayom Rumbaka serta Andre Kurniawan Tedjono.
Sementara itu, Indonesia gagal meloloskan semua ganda putranya di babak kedua setelah Yonathan Suryatama Dasuki/Rian Sukmawan takluk dari Sung Hyun Ko/Yoo Yeon Seong (KOR) dengan dua set langsung 14-21 dan 16-21, namun demikian Indonesia masih menyisakan ganda putra M. Ahsan/bona Septono, Alvent Yulianto/Hendra A Gunawan dan juga Markis Kido/Hendra Setiawan. Di nomor ganda putri, pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari lolos ke babak 2 setelah mengandaskan pemainan Wang Iris/Wang Rena (MAS) dengan dua set langsung 21-15 dan 21-9. Keberhasilan Greys/Meiliana gagak di ikuti oleh pemain muda Indonesia Anneke Feinya Agusti/Annisa Wahyuni setelah di kalahkan pemain gado-gado Indonesia/Thailand Vita Marissa/Saralee Thoungthongkam dengan 13-21 dan 16-21.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, BWF, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Firdasari, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Li Ning Singapore Super Series 2010, Lilyana Natsir, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido/Hendra Setiawan, Nova Widianto/Lilyana Natsir, Simon Santoso, Singapore Super Series 2010, Sony Dwi Kuncoro, Taufik Hidayat, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 15, 2010
Maria Kristin Yulianti gagal melangkah ke babak utama turnamen Singapore Super Series 2010 setelah di babak kualifikasi langsung kandas dari lawannya Li Xuerui (CHN) melalui pertandingan tiga set. Maria Kristin yang merangkak dari babak kualifikasi setelah peringkatnya melorot jauh akibat jarang dimainkan di turnamen-turnamen sekelas super series selepas cedera yang terus saja mengintainya. Di set pertama Li langsung unggul 3-0 atas Maria Kristin setelah pada akhirnya Maria meraih angka pertamanya. Di set pertama Maria tidak mampu menghadapi permainan Li Xuerui yang diatas kertas seharusnya Maria lebih menang pengalaman dan mampu mengatasinya. Set pertama di tutup dengan 14-21. Memasuki set kedua Pola permainan Maria berubah dan mampu memenangi pertandingan sekaligus memaksakan rubber set setelah ditutup dengan 21-14 untuk kemenangan Maria Kristin.
Memasuki set penentuan, Maria Kristin sempat ketinggalan 6-12 atas Li, namun satu persatu angka di raihnya dan berhasil menyamakan kedudukan dengan 12-12, namun akhirnya Li melesat mendahului Maria dan nyaris tidak terkejar pada kedudukan 18-20. Maria sempat memberikan harapan bagi Indonesia setelah berhasil menyamakan kedudukan 20-20, namun sayang sekali lawan kali ini bermain lebih baik, dan Maria harus mengakui keunggulan Li dengan menutup set ketiga dengan 21-23. Maria Kristin harus angkat koper lebih awal dan pulang untuk mempersiapkan kejuaraan Djarum Indonesia SUper Series yang akan berlangsung pekan depan di Jakarta.
Rekan Maria yang lain, Adriyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti dan Fransisca Ratnasari masih bernasib baik karena langsung ke babak utama turnamen ini.
Sementara itu Indonesia meloloskan pasangan baru ganda campuran Markis Kido/Lita Nurlita dan Ahmad Tontowi/Greysia Polii ke babak utama untuk mendampingi Nova Widianto/Lilyana Natsir dan Hendra A Gunawan/Vita Marissa yang langsung kebabak utama.
Babak utama turnamen Singapore Super Series akan berlangsung esok hari mulai pukul 09.00 waktu setempat atau pukul 08.00 WIB.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Alvent Yulianto, Badminton, Bulutangkis, Greysia Polii, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Li Ning Singapore Super Series, Lilyana Natsir, Lita Nurlita, Maria Febe Kusumastuti, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido, Nova Widianto/Lilyana Natsir, PBSI, Singapore Super Series 2010, Super Series, Vita Marissa | Leave a Comment »