Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Posts Tagged ‘Dasri Yacob’

MERIAM BELLINA DALAM FILM ‘ TANDES ‘

Posted by jejakandromeda on August 8, 2012

JUDUL FILM                        : TANDES (SORGA DUNIA DI PINTU NERAKA)

SUTRADARA                       : HENGKY SOLAIMAN

MUSIK                                  : BILLY J BUDIHARJO

PRODUSER                          : HENDRICK GOZALI

TAHUN PRODUKSI           : 1983

PRODUKSI                           : PT.GARUDA FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : MERIAM BELLINA, RICO TAMPATI, CATTY LENGKONG, TORRO MARGENS, RATIH, YOLANDA, DASRI YACOB, ZAINAL ABIDIN

SINOPSIS :

Tandes adalah merupakan sebuah wilayah di daerah Surabaya. Film ini mengambil alur mundur ketika Yanti (Meriam Bellina) dijemput oleh ibunya untuk di nikahkan di penjara, karena Yanti membunuh Bambang (Torro Margens) yang juga merupakan ayah tirinya.

*****

Yanti bercerita tentang kehidupannya yang nyaris tanpa cela dan selalu bahagia di masa kecilnya. Namun kehidupan Yanti berubah setelah kedua orangtuanya memutuskan untuk bercerai. Yanti memilih untuk tinggal bersama ibunya yang telah menikah dengan Bambang. Sementara ayah Yanti sendiri juga telah menikah. Kehidupan Yanti bersama ibunya yang selalu sibuk dengan butik dan suami barunya membuat Yanti merasa tidak di perhatikan. Sehingga tak jarang Yanti pergi ke tempat ayahnya untuk menemui kakeknya meski sering kali Ibu tirinya menyindirnya dengan perkataan yang tidak enak untuk Yanti.

Suatu ketika Yanti di kerjai oleh teman-temannya di supermarket dan dituduh mencuri parfum. Yanti di tangkap dan disuruh untuk menjaminkan surat tugas atau kartu pelajarnya, ia di hadapkan pada manager supermarket yang tertarik akan kemolekan Yanti. Untuk dapat mengambilnya, Yanti harus mengambilnya langsung malam hari untuk menmui sang manager. Maka berangkatlah Yanti, namun setelah Yanti berhasil mengambil kartu tugasnya, ia berhasil melumpuhkan manager tersebut ketika Yanti akan di tarik kedalam mobil. Yanti berlari dan di tolong oleh seorang pemuda bernama Frans (Rico Tampati). Jatuh cinta pada pandangan pertama Yanti pada Frans. Bahkan Yanti sempat memberikan kegadisannya pada Frans. Meski akhirnya Frans mengaku kalau dirinya adalah peliharaan tante-tante yang sedang di penjara.

Sementara itu Yanti hampir di perkosa oleh ayah tirinya ketika Yanti habis mandi. Namun Yanti berhasil selamat dan kabur dari rumah. Dalam pelarian, Yanti langsung menuju rumah Frans. Ia berniat meminta perlindungan, namun sial bagi Yanti , karena pacar Frans, seorang janda mendatangi rumah Frans dan mengamuk ketika tahu Yanti ada di dalam. Terjadilah perkelahian antara Yanti dan tante girang. Merasa muak, Frans akhirnya meninggalkan mereka berdua.

Akhirnya Yanti pergi ke kost Irma (Yolanda) temannya yang akhirnya menolong Yanti setelah kabur dari rumah.  Ia di tolong oleh Irma dan temannya Tini untuk tinggal di kontrakan mereka. Untuk sementara Yanti hidup tergantung pada mereka, namun akhirnya Yanti ikut bekerja dengan menjadi penjaga bar di Tandes. Meski komplek pelacuran, namun Yanti tetap pada pendiriannya untuk tidak melacur. Hingga pada suatu hari, datanglah Bambang ke Bar dimana Yanti bekerja. Bambang ingin mendapatkan tubuh Yanti, namun tidak berhasil.

Belum selesai hingga disitu Bambang terus mengintai untuk dapat mendapatkan Yanti. Sementara itu Irma dan Tini akhirnya tewas. Irma tewas gantung diri setelah pacarnya meninggalkannya, sementara Tini tewas terlindas truk ketika akan pergi keluar dari bar. Sementara Yanti dan Frans akhirnya kembali bertemu setelah Frans menyadari kesalahannya.

Bambang yang masih penasaran dan ingin menghancurkan Yanti akhirnya datang ketempat tinggal Yanti dan berhasil menyeretnya. Namun Frans menolongnya. Maka terjadilah perkelahian antar keduanya. Perkelahian di akhiri dengan tewasnya Bambang setelah ditusuk oleh Yanti dengan pisau. Yanti di penjara. Namun karena cintanya Frans pada Yanti, akhirnya Yanti dan Frans menikah di penjara.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

ATIN MARTINO & YURIKE PRASTICA DALAM FILM “DENDAM ANAK BUANGAN”

Posted by jejakandromeda on January 25, 2012

JUDUL FILM                        : DENDAM ANAK BUANGAN

SUTRADARA                       : DASRI YACOB

PRODUSER                          : TIEN ALI

PRODUKSI                           :  PUSAT PRODUKSI FILM NEGARA

TAHUN PRODUKSI           : 1987

JENIS                                     : FILM SILAT

PEMAIN                              : WENNY ROSALINE, YURIKE PRASTICA, ATIN MARTINO, YAN BASTIAN, TANAKA, ROBIN KARIM, JAMAL JENTAK, AVENT CHRISTIE

SINOPSIS :

Bagaspati (Yan Bastian) membunuh seluruh anggota sebuah keluarga dan menculik anak gadisnya, namun ia masih meninggalkan satu orang anak laki-laki yang diminta untuk membalas dendam pada Bagaspati sebelum ibunya meninggal.

Waktu pun berlalu kini pemuda tersebut sudah dewasa dan Bagaspati tinggal bersama istrinya Ranti (Wenny Rosaline) yang ia jadikan istri setelah merebutnya dari suaminya. Bagaspati memiliki seorang anak perempuan, Seruni (Yurike Prastica). Namun karena kelakuan Bagaspati yang haus akan wanita membuat marah Ranti. Merekapun bertengkar hingga Ranti terdorong dan jatuh ke jurang. Beruntung Ranti dapat selamat karena ia jatuh di air dan di tolong oleh seseorang.

Sementara itu Bagaspati yang sedang menuntut ilmu hitam agar tetap awet muda dan  harus melengkapinya dengan seratus perawan. Karena tidak ada lagi perawan yang dapat ia ambil dari desa maka diam-diam Bagaspati memperhatikan Seruni anaknya sendiri untuk di perkosanya. Namun usahanya gagal, perbuatan Bagaspati juga di ketahui oleh Barja, anak buahnya. Setelah gagal di perkosa Seruni melarikan diri dan bertemu dengan Sentanu (Atin Martino) yang kemudian menurunkan ilmu silat.

Selama dalam perjalanan mengembara, Seruni selalu di bayang-bayangi oleh dua orang pemuda. Setelah bertemu muka tahulah Seruni siapa sebenarnya mereka. Salah seorang pemuda adalah anak yang seluruh keluarganya di bunuh oleh Bagaspati dan berniat balas dendam. Sedangkan seorang lagi adalah Barja, anak buah Bagaspati yang mencintai Seruni.

****

Ketika dalam perjalanan mengembara, tanpa disengaja Seruni bertemu dengan Ranti Ibunya. Akhirnya keduanya sepakat untuk membalas dendam pada Bagaspati.  Bagaspati akhirnya dapat di bunuh, belakangan di ketahui kalau Seruni adalah anak gurunya sendiri, Sentanu, sedangkan Barja yang selama ini selalu mengikuti ternyata adalah anak dari Bagaspati.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

LEO CHANDRA & ENNY BEATRICE DALAM FILM ” DUEL NAGA WULUNG “

Posted by jejakandromeda on May 9, 2011

JUDUL FILM        : DUEL NAGA WULUNG

SUTRADARA       : DASRI YACOB

PRODUKSI           : PT. INEM FILM

SKENARIO           : PIETRAJAYA BURNAMA

PRODUSER          :  NY LEONITA SUTOPO

TAHUN                                 : 1982

JENIS                     : FILM LAGA

PEMAIN               : LEO CHANDRA, ENNY BEATRICE, AVENT CHRISTIE, ANITA CAROLINE, BOY TIRAYOH, DASRI YACOB, PIETRAJAYA BURNAMA

SINOPSIS :

Surian (Leo Chandra) menolong seorang wanita yang sedang di ganggu oleh Jarot (Avent Christie). Jarot pun marah pada Surian karena merasa telah diganggu oleh Surian, apalagi Surian telah memiliki Midah (Enny Beatrice) wanita yang juga ia cintai. Akhirnya Jarot memutuskan tali pertemanan dengan Surian. Padahal Surian dan Jarot adalah teman dekat semenjak masih kanak-kanak. Jarot pergi dengan membawa dendam.

Suatu hari Jarot menyuruh Surian untuk datang ke Bukit Ranti. Setelah berpamitan dengan Midah, maka segera Surian pergi ke Bukit Ranti untuk menghadapi pertarungan dengan Jarot. Kali ini Jarot kalah dan mengancam Surian. Akhirnya Surian dapat pulang dan kembali berkumpul dengan anak dan istrinya.

Ketika Surian dan Midah serta Dimas sedang dalam penggembalaan kerbau, tiba-tiba ia di serang orang tak di kenal dengan panah beracun. Surian terkena panah di tangannya dan menyuruh Midah pergi menyelamatkan diri. Setelah itu dengan menaiki kuda, Surian bergegas pergi ke tempat gurunya (Pietrajaya Burnama) untuk di sembuhkan. Proses penyembuhan pun selesai, segera lah Surian pulang kerumah. Namun apadaya, sesampai dirumah ia menyaksikan rumahnya telah hangus di bakar oleh Jarot dan anak buahnya. Jarot datang untuk memperkosa Midah, dan akhirnya membakar hidup-hidup Midah dan anaknya. Adik Ipar Surian, Murni memberitahukan pada Surian kalau Jarotlah pelakunya. Akhirnya karena Surian ingat akan persahabatan dengan Jarot yang pernah menolongnya, Surian pergi mengasingkan diri.

Namun Jarot penasaran, dan memancing keluar Surian dengan menculik adik iparnya Murni.  Mendengar istrinya di culik orang-orang jarot, Suami Murni (johan Saimima) marah dan segera mencari Jarot. Sementara itu Murni berhasil lolos dari tangan Jarot dan sampai ke padepokan baru tempat Surian mengasingkan diri. Atas Informasi yang di peroleh dari Murni, terpaksa Surian keluar dari persembunyiannya, karena tindak tanduk Jarot sudah diluar batas dengan menculik para wanita dan merampok.

Jebakan pun dibuat Jarot untuk membunuh Surian. Melalui tangan Nyi Rasmi, akhirnya Jarot dapat terperangkap dan terkena racunnya. Namun demikian, Nyi Rasmi mati terbunuh oleh Surian. Surian sendiri pingsan akibat terkena racun yang ganas. Ia di tolong oleh gurunya. Untuk menyembuhkan racunnya, Surian harus terkena racun yang lebih ganas. Akhirnya Surian pun dapat sembuh dari racun setelah terkena racun yang lebih ganas.

Duel terakhir pun terjadi. Surian akhirnya mampu membunuh Jarot.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,795 other followers