Posts Tagged ‘Bulutangkis’
Posted by jejakandromeda on September 22, 2010
Unggulan ke 4 tunggal putra turnamen Jepang Super Series 2010, Taufik Hidayat langsung tersingkir di babak pertama ketika harus menghadapi pemain tuan rumah non unggulan Sho Shasaki dengan rubber set. Di set pertama Taufik unggul dengan 21-13, namun memasuki set kedua dan ketiga perolehan angka yang ketat menyebabkan Taufik Hidayat harus mengakui keunggulan pemain Jepang tersebut. Taufik menelan kekalahan dengan 21-23 dan 19-21. Meski pekan lalu Taufik tidak ambil bagian di turnamen China Master, namun agaknya Taufik kurang siap sehingga menghadapi pemain non unggulanpun harus kerepotan sendiri.
Sementara itu Dyonisius Hayom Rumbaka, Tunggal putra Indonesia juga langsung tersingkir atas lawannya Bao CHun Lai (CHN) dengan dua set langsung. Memang diatas kertas, Hayom akan lebih mudah di patahkan permainannya. Hayom menyerah dengan tanpa perlawanan berarti 14-21 dan 10-21. Sedangkan satu lagi wakilnya di tunggal putra, Alamsyah Yunus, saat ini masih bertanding melawan Brice Leverdez (FRA).
Di nomor tunggal putri, wakil-wakil Indonesia sudah tidak tersisa lagi, setelah dua wakilnya di babak utama gagal mengatasi lawan-lawannya melalui Adriyanti Firdasari dan Maria Febe Kusumastuti. Sehari sebelumnya, Linda Weni Fanetri juga kalah di babak prakualifikasi.
Indonesia masih berjaya di nomor ganda campuran yang telah meloloskan wakilnya di babak kedua. Markis Kido yang berpasangan dengan Lita Nurlita berhasil meraih kemenangan setelah menundukkan pemain tuan rumah Hirokatsu Hashimoto/Miyuki Fujii dengan 21-17 dan 22-20, sementara itu pasangan muda Frans Kurniawan/Pia Zebadiah juga berhasil mengatasi lawan setelah bermain selama 31 menit untuk menundukkan PHatiphat Chalardchaleam/Savitree Amitapai (THA) dengan 21-16 dan 22-20. Indonesia juga meloloskan pasangan Hendra A Gunawan/Vita Marissa ke babak dua atas lawannya Kenichi Hayakawa/Shizuka Matsuo (JPN)dengan 21-16 dan 21-14.
Di nomor ganda putri pasangan Meiliana Jauhari/Greysia Polii juga berhasil mengatasi lawan dengan Eva Lee/Paula lynn Obanana (USA) dengan 21-16 dan 21-6. sedangkan pasangan Nitya Khrisinda Maheswari/Shendy Puspa Irawati lagi-lagi harus gagal untuk melangkah ke babak kedua setelah pekan lalu di China Master tidak bisa bermain bagus.
Nomor ganda putra juga masih berjaya setelah wakil-wakil Indonesia melangkah ke babak kedua melalui pasangan M Ahsan/Bona Septono yang berhasil mengatasi Tekeshi Kamura/Keigo Sonoda (JPN) dengan 21-10 dan 21-10. Sementara itu pasangan Hendra A Gunawan/ALvent Yulianto juga berhasil mengatasi lawannya atas Naoki Kawamae/Shoji Sato (JPN) dengan 21-17 dan 21-16. Indonesia juga meloloskan pasangan muda ANgga Pratama/Rian Agung Saputro atas lawannya Rei Shato/Riichi Takeshita (JPN) dengan 21-10 dan 21-14. Satu pasang ganda putra lagi Luluk Hadiyanto/Chandra Wijaya saat berita ini di turunkan sedang bertanding.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Alvent Yulianto, Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, BWF, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, M. Ahsan/Bona Septono, Markis Kido, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto/Lilyana Natsir, Taufik Hidayat, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on September 17, 2010
Melihat persaingan yang cukup ketat di China Master Super Series, apalagi dari tim tuan rumah yang memang masih merajai di setiap nomor, Indonesia akhirnya hanya meloloskan dua wakilnya di perempat final turnamen tersebut. Dalam laga perebutan tike perempat final di babak kedua kemarin, wakil-wakil Indonesia di nomor tunggal putra dan putri serta ganda putra tidak mampu meraih angka setelah di jegal oleh pemain tuan rumah.
Di tunggal putri, Maria Febe Kusumastuti tidak mampu memberikan perlawanan setelah selalu mendapat tekanan dari Xia Jingyun (CHN). Permainan Maria Febe tidak berkembang dan dengan mudah di kalahkan oleh pemain tuan rumah tersebut dengan skor cukup telak 15-21 dan 9-21. Meski Xia Jingyun merupakan pemain baru, namun merek China yang di sandangnya ternyata mampu memberikan perlawanan yang bagus dan sudah menjadi brand yang dikenal kalau produk bulutangkis China masih di atas negara lain.
Sementara itu di nomor tunggal putra, Dyonisius Hayom Rumbaka gagal membalas kekalahan atas Chen Long(CHN) yang pernah mengalahkannya di Swiss Terbuka. Di luar dugaan, Hayom gagal memberikan perlawanan yang ketat atas Chen Long, bahkan ia dengan mudah di patahkan perlawannya dengan 12-21 dan 10-21.
Satu lagi wakil Indonesia yang gagal melangkah ke perempat final adalah ganda putra M. Ahsan/Bona Septono. Ahsan/Bona gagal mempersembahkan kemenangan setelah di paksa menyerah bermain tiga set atas lawannya yang juga merupakan unggulan kedua Zhendong Guo/Chen XU (CHN). Di set pertama pasangan Indonesia dengan mudah mematahkan permainan pemain China dengan 21-11, namun memasuki set kedua keadaan berbalik, kali ini pemain Indonesia harus bermain di bawah tekanan lawan dan harus menyerah dengan skor ketat 19-21. Memasuki set penentuan akhirnya Indonesia menyerah dengan 15-21.
Namun demikian, Indonesia meloloskan pasangan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir yang berhasil melangkah ke perempat final setelah mengalahkan juniornya Frans Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet dengan 21-18 dan 21-15. Lawan Nova/Lilyana Diperempat final adalah Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen (DEN)
Nomor ganda putri juga turut memberikan kemenangan setelah pasangan Greysia Polii/Meiliana Jauhari mengandaskan permainan Ha Na Choi/Ye Na Jang (KOR) dengan 21-12 dan 21-19. Namun langkah Greys/Meiliana di babak perempat final akan menghadapi lawan yang cukup berat Wen Hsing Cheng/Yu Chin Chien (TPE) yang juga merupakan unggulan 1.
Sementara itu China sebagai tuan rumah masih mendominasi di setiap nomor, dan bukan tidak mungkin China akan menyapu bersih 5 gelar.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, BWF, China Master Super Series 2010, Dyonisius Hayom Rumbaka, Hasil pertandingan Bulutangkis, M. Ahsan/Bona Septono, Maria Febe Kusumastuti, Maria Kristin Yulianti, Nova Widianto, Nova Widianto/Lilyana Natsir, Olahraga, PBSI, Shendy Puspa Irawati | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on September 16, 2010
Pasangan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir berhasil melangkah ke babak kedua turnamen China Master Super Series 2010 setelah menundukkan pemain tuan rumah Chen Zhiben/Jing Xie dengan dua set langsung 21-16 dan 21-10 dengan hanya membutuhkan waktu 28 menit. Kesuksesan yang sama juga di raih oleh ganda campuran yang juga merupakan juniornya Nova/Lilyana, Frans Kurniawan/Pia Zebadiah bernadet yang berhasil mengatasi permainan Chan Peng Soon/Liu Yi Goh (MAS) 21-19 dan 21-17.
Namun sayang sekali kedua pasangan ganda campuran tersebut harus bertemu di babak kedua untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Siapapun yang menang, maka pasangan tersebutlah yang lebih siap, karena bagi pasangan Frans/Pia sendiri, setelah di pasangkan keduanya berhasil memberikan permainan terbaiknya. Frans/Pia adalah harapan ganda campuran Indonesia setelah pasangan Nova/Lilyana yang akan segera di pisahkan karena faktor usia Nova yang sudah tidak muda lagi.
Sementara itu Indonesia juga masih menyisakan wakilnya di babak kedua melalui nomor tunggal putri Maria Febe Kusumastuti, setelah menang ketika kedudukan pada set ke tiga Maria ketinggalan 8-14 atas Wang Lin (CHN)yang cedera. Namun keberhasilan Maria Febe tidak di ikuti oleh Firdasari yang terlebih dahulu tersingkir atas pemain tuan rumah lainnya Li Xuerui dengan dua set langsung. Dari awal permainan Firda memang sudah mendapat tekanan sehingga permaiannnya tidak bisa berkembang dan harus menyerah dengan 16-21 dan 13-21.
Di nomor ganda putri, Indonesia menyisakan Greysia Polii/Meiliana Jauhari di babak kedua setelah dua pasangan ganda putri Indonesia gagal ke babak dua setelah disingkirkan lawannya masing-masing. Greys/Meiliana berhasil menundukkan pemain tuan rumah Yuting Deng/Jing Xie dengan 21-18, 20-22 dan 21-14.
Di nomor tunggal dan ganda putra, pemain Indonesia satu-satunya yang dikirim ke turnamen ini berhasil melangkah kebabak kedua. Di nomor tunggal putra, Dyonisius Hayom Rumbaka melangkah ke babak kedua untuk bertemu dengan Long Chen(CHN) yang pernah mengalahkannya di Swiss terbuka. Hayom melangkah mulus ke babak dua setelah di babak pertama berhasil menumbangkan Yan Kit Chan (HKG) dengan 21-11 dan 21-13. Menghadapi Long Chen yang merupakan pemain tuan rumah jelas Hayom akan mendapatkan tekanan dari penonton, namun dengan bermain lepas seperti kemarin, kemungkinan Hayom akan mampu mengatasinya.
Sedangkan ganda putra Indonesia M. Ahsan/Bona Septono juga tanpa kesulitan mengatasi Songphon Anugritayawon/Sudket Prapkamol (THA) dengan 21-14 dan 21-17. Namun sayang sekali langkah M. Ahsan/Bona di babak kedua akan menemui hambatan setelah di hadang oleh unggulan kedua asal tuan rumah Zhendong Guo/Chen Xu.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Bulutangkis, Badminton, Hasil pertandingan Bulutangkis, PBSI, Firdasari, Pia Zebadiah, Bona Septono, Nova Widianto/Lilyana Natsir, Adriyanti Firdasari, Super Series, BWF, Hendra A Gunawan, Shendy Puspa Irawati, Frans Kurniawan, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Meiliana Jauhari, Maria Febe Kusumastuti, Dyonisius Hayom Rumbaka, China Master Super Series 2010 | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on August 28, 2010
Hasil gemilang di raih oleh Taufik Hidayat pebulutangkis yang kini bermain secara profesional setelah keluar dari pelatnas. Taufik Hidayat berhasil melangkah ke semifinal kejuaraan Dunia Bulutangkis setelah di perempat final berhasil menundukkan unggulan pertama sekaligus musuh bebuyutan Taufik, Lee Chong Wei (MAS). Taufik Hidayat akhirnya memecahkan dominasi Lee Chong Wei setelah lima pertemuan terakhir selalu kalah dari Chong Wei. Memang bintang Lee Chong Wei sedang bersinar, namun kali ini Taufik berhasil menundukkannya. Harapan besar Taufik Hidayat dapat meraih gelar di kejuaraan ini setelah pemain-pemain pelatnas tidak ada satupun yang melangkah ke semifinal.
Meski kerap kali Taufik di buat kalah mudah dari Chong Wei, namun kali ini permainan Taufik yang asli keluar. Dengan smash-smashnya Taufik mampu membendung permainan Chong Wei.
Di set pertama Taufik berhasil menundukkan Chong Wei dengan 21-15. Kalah di set pertama membuat Chong Wei bermain agresif di set ke dua dan membuahkan hasil. Set kedua di menangkan Lee Chong Wei dengan 21-11. Memasuki set penentuan, di permainan awal, Lee Chong Wei merasa di atas angin karena mampu mengungguli permainan Taufik, namun selangkah demi selangkah permainan Taufik kembali menunjukkan Tajinya, sehingga set penentuan dimenangkan Taufik dengan 21-12.
Di semifinal Taufik akan di tantang Park Sung Hwan yang secara mengejutkan menundukkan Lin Dan (CHN) juara bertahan dengan 21-13 dan 21-13.
Indonesia juga masih bisa berharap untuk meraih gelar di kejuaraan Dunia ini melalui nomor ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan yang berhasil ke semifinal setelah menundukkan Chieh Min Fang/Sheng Mu Lee (TPE) dengan 21-14 dan 21-14. Lawan Markis/Hendra di semifinal adalah pasangan China Fu Haifeng/Cai Yun.
Sementara itu China masih mendominasi di kejuaraan ini setelah menempatkan seluruh pemainnnya di semua nomor. China memang benar-benar menebar ancaman.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Badminton, Bulutangkis, BWF, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra Setiawan, Kejuaraan Bulutangkis, Lee Chong Wei, Markis Kido, PBSI, Taufik Hidayat | 1 Comment »
Posted by jejakandromeda on August 1, 2010
Setelah minim prestasi yang di raih pemain-pemain Indonesia di berbagai turnamen Super Series, kali ini di seri Grand Prix Macau Open Indonesia berhasil meloloskan lima wakilnya di final yang akan berlangsung Minggu, 1 Agustus 2010. Indonesia juga memastikan meraih satu gelar dari nomor ganda campuran setelah terjadi All Indoensian Final antara pemain unggulan 1 Hendra A Gunawan / Vita Marissa yang akan berhadapan dengan Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir.
Namun sayang sekali di nomor ganda putra yang seharusnya bisa terjadi All Indonesian final akhirnya hanya meloloskan pemain Alvent Yulianto/Hendra A Gunawan, setelah pasangan Markis Kido/Hendra Setiawan gagal ke final setelah di jegal oleh ganda putra Korea Selatan Sung Hyun Ko/Yeon Seong Yoo di semifinal. Pemain ganda putra tersebut akan menjadi lawan Alvent/Hendra di final.
Sementara itu tunggal putri Indonesia yang dikirim di turnamen ini Adriyanti Firdasari juga melangkah ke final setelah menaklukkan Cheng Shao CHieh (TPE) dengan dua set langsung 21-14 dan 21-11. Firda demikian biasa di sapa akan menghadapi Li Xuerui (CHN) yang berhasil mengalahkan pemain veteran Zhou Mi (HKG) dengan 21-8, 19-21 dan 21-10.
Di nomor ganda putri, Indonesia juga meloloskan pasangan Meiliana Jauhari/Greysia Polii yang harus bertanding 3 set melawan pemain tuan rumah Zhang Dan/Zhang Zhibo dengan 17-21, 21-18 dan 21-18. Langkah Meiliana/Greys di final akan ditantang oleh pemain China Taipei Chen When Hsing/Yu Chin Chien. Di semifinal pemain China Taipei ini berhasil mematahkan unggulan pertama Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna (JPN) dengan 21-11 dan 21-11.
Sedangkan satu-satunya tunggal putra yang tersisa Simon Santoso gagal melangkah ke final setelah takluk dari pemain unggulan pertama Lee Chong Wei (MAS) dengan tiga set.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Alvent Yulianto, Badminton, Bulutangkis, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Lilyana Natsir, Macau Open, Macau Terbuka, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, PBSI, Simon Santoso, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 28, 2010
Sungguh sangat menyedihkan bulutangkis Indonesia yang dulu sebagai kebanggaan, kini seolah tidak bertaji lagi. Lagi-lagi hasil buruk di torehkan oleh pemain-pemain Indonesia di ajang Super Series. Indonesia kembali tidak meraih gelar satupun di Djarum Indonesia Open Super Series setelah satu-satunya wakil Indonesia di ajang tersebut TaufiK hidayat gagal meraih gelar setelah takluk dari Lee Chong Wei (MAS) dengan dua set langsung. Bermain di depan publik sendiri, Taufik yang di set pertama memberikan perlawanan yang cukup ketat namun memasuki set kedua keadaannya begitu menurun dan langsung kandas. Taufik kalah dari Chong Wei dengan 19-21 dan 8-21.
Namun demikian, Taufik patut di acungi jempol, karena dari kesekian pemain yang lolos ke babak utama, hanya Taufik Hidayat lah satu-satunya pemain yang mampu lolos ke final, disamping juga pemain ganda campuran Hendra Setiawan yang berpasangan dengan Anastasia Ruskikh, Rusia. Apalagi Taufik dan hendra adalah dua pemain yang saat ini sudah tidak berada di pelatnas lagi. Sedangkan pemain-pemain pelatnas yang secara umum memiliki fasilitas yang lebih dibanding pemain profesional, prestasinya jalan di tempat.
Ini adalah kali yang ketiga sejak penyelenggaraan pertama Indonesia open, Indonesia tidak meraih gelar dari tahun 2007, 2009 dan sekarang 2010. Sungguh sangat menyedihkan.
Hasil selengkapnya :
1. WS : Saina Nehwal (IND) beat Sayaka Sato (JPN) 21-19, 13-21 dan 21-11
2. XD : Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (POL) beat Hendra Setiawan/Anastasia Ruskikh (INA/RUS) 21-18, 22-20
3. WD : Kim Min Jung/Lee Hyo Jung (KOR) beat Wen Hsing Cheng/Yu Chien Chin (TPE) 21-12, 12-21 dan 21-11
4. MD : Chieh Min Fang/Sheng Mu Lee (TPE) beat Gun Whoo Cho/Yi Go Kwoon (KOR) 21-16 , 21-15
5. MS : Lee CHong Wei (MAS) beat Taufik Hidayat (INA) 21-19, 21-8
Posted in Bulutangkis | Tagged: Badminton, Bulutangkis, Djarum Indonesia Super Series, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra Setiawan, Nova Widianto/Lilyana Natsir, Taufik Hidayat | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 26, 2010
Indonesia hanya bisa berharap dari Taufik Hidayat untuk meraih gelar di turnamen Djarum Indonesia Open Super Series setelah wakil-wakil Indonesia bertumbangan di babak semifinal. Meski menjadi tuan rumah dengan dukungan penuh penonton, namun tidak bisa menjamin kemenangan. Meski sebagai tuan rumah seharusnya di untungkan, apalagi tanpa kehadiran tim China, namun agaknya dewi fortuna masih belum berpihak pada pemain Indonesia. Akankah kejadian tahun lalu dan tahun 2007 yang tanpa gelar terulang lagi?
Indonesia kini miskin gelar, merosotnya prestasi Indonesia tidak dapat di pandang main-main, apalagi kemampuan bulutangkis di setiap negara kali ini pun kian berkembang sehingga mau tidak mau kita harus bangun dari tidur panjang.
Dan gelaran turnamen Djarum Indonesia Open Super Series kali ini pun Indonesia terancam tidak dapat meraih gelar. Harapan satu-satunya hanya berada pada pundak Taufik Hidayat untuk dapat meraih gelar setelah mampu lolos ke final setelah mengalahkan Tien Minh Nguyen (VIE) dengan dua set langsung dengan 21-17 dan 21-12. Taufik Hidayat menjadi satu-satunya wakil tunggal putra setelah Sony Dwi Kuncoro gagal menciptakan All Indonesian Final setelah takluk dari Lee Chong Wei (MAS) dengan 13-21 dan 9-21. Lawan Taufik otomatis adalah Lee Chong Wei yang tahun lalu mengalahkan di final Djarum Indonesia Open Super Series 2009 di Jakarta.
Sedangkan pasangan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir juga gagal ke final setelah takluk dari Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (POL) dengan 12-21, 21-16 dan 19-21. Namun, Indonesia masih dapat berharap dari pasangan gado-gado Indonesia /Russia , Hendra Setiawan/Anastasia Ruskikh yang melangkah ke final setelah bermain tiga set.
Di bagian tunggal putri, meski gagal ke final namun Ana Rovita yang di kalahkan oleh Sayaka Sato berhasil memberikan perlawanan yang cukup ketat bahkan unggul lebih dahulu. Namun karena kalah pengalaman, Ana harus takluk dari Sato dengan 20-22 dan 17-21.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Badminton, Bulutangkis, BWF, Djarum Indonesia Open Super Series, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra Setiawan, Lilyana Natsir, Markis Kido, Nova Widianto/Lilyana Natsir, PBSI, Sony Dwi Kuncoro, Taufik Hidayat | 1 Comment »
Posted by jejakandromeda on June 25, 2010
Indonesia berhasil menempatkan dua wakil tunggal putra ke semifinal di turnamen Djarum Indonesia Open Super Series 2010 setelah Sony Dwi Kuncoro dan Taufik Hidayat berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Bermain di lapangan 2, Sony Dwi Kuncoro terlebih dahulu melangkah ke semifinal setelah mengandaskan permainan Wong Chong Hann (MAS) dengan dua set langsung. Bermain di bawah dukungan penuh penonton, akhirnya Sony melangkah ke semifinal untuk bertemu dengan Lee Chong Wei (MAS) yang pekan lalu dikalahkan di semifinal Singapore Super Series.
Sony tanpa kesulitan mengandaskan Wong Chong Hann dengan 21-11 dan 21-17.Sementara itu Taufik Hidayat melangkah ke semifinal setelah mengatasi Simon Santoso dengan 21-14, 13-21 dan 21-13.
Namun sayang sekali keberhasilan dua tunggal putra Indonesia gagal di ikuti Maria Kristin Yulianti setelah takluk dari rekan senegaranya Ana Rovita dengan 21-19 dan 21-14. Maria Kristin yang justru diharapkan mampu meraih gelar terbaik di Djarum Indonesia Open Super Series tahun ini gagal memberikan permainan terbaiknya dan harus menyerah dari Juniornya.
Indonesia juga meloloskan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir ke semifinal setelah di babak perempat final mengalahkan pasangan ganda campuran Thailand Sudket Prapkamol/Saralee Thoungthongkam (THA) dengan 21-16 dan 21-14.
Selain tiga nomor tersebut, nomor ganda putra dan putri gagal melangkah ke babak semifinal. M. Ahsan/Bona Septono satu-satunya ganda putra yang tersisa gagal melangkah ke semifinal setelah di jegal Anthony Clark/Nathan Robertson (ENG) dengan 19-21 dan 12-21. Sedangkan di nomor ganda putri Meiliana Jauhari/Greysia Polii juga gagal ke semifinal setelah dikalahkan Kim Min Jung/Lee Hyo Jung dengan 15-21 dan 16-21. Namun demikian Indonesia masih berharap dari pasangan gado-gado Indonesia/Thailand Vita Marissa/Saralee Thoungtongkam yang berhasil ke semifinal setelah mengandaskan Jung Eun Ha/Kyung Eun Jung (KOR) dengan 21-19 dan 21-19.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Badminton, Bulutangkis, Djarum Indonesia Open Super Series, Hasil pertandingan Bulutangkis, Lee Chong Wei, Lilyana Natsir, M. Ahsan/Bona Septono, Markis Kido, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto, PBSI, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, Taufik Hidayat, Vita Marissa | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 24, 2010
Pasangan ganda campuran harapan Indonesia Frans Kurniawan/Pia Zebadiah Bernadet melangkah ke perempat final untuk mendampingi Nova Widianto/Lilyana Natsir yang terlebih dahulu lolos ke perempat final pada kejuaraan Djarum Indonesia Open Super Series 2010 di Istora Senayan Jakarta. Frans Kurniawan/Pia Zebadiah berhasil menumbangkan unggulan ke lima asal Korea Selatan Shin Baek Cheol/Lee Hyo Jung dengan pertandingan tiga set.
Di set pertama Frans/Pia yang juga pernah menumbangkan Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, harus menelan kekalahan setelah Lee Hyo Jung yang saat ini berpasangan dengan Shin Baek Cheol unggul dalam perolehan angka. Set pertama di tutup dengan 10-21. Memasuki set kedua, kepercayaan diri Frans/Pia tumbuh meski diawal set selalu ketinggalan angka. sempat ketinggalan 5-10, namun berturut-turut lima angka di raih Frans/Pia hinggamenyamakan kedudukan dengan 10-10 sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Set kedua mampu ditutup dengan kemenangan tipis 21-19. Memasuki set ketiga, Frans/Pia bermain sempurna dan menang dengan 21-16.
Sementara itu pasangan ganda campuran Nova Widianto/Lilyana Natsir yang terlebih dahulu melangkah ke perempat final setelah mengandaskan pemain Thailand juga dengan rubber game. Nova/Lilyana mengandaskan Patipat Chalardchalaem/Savitree Amitapai dengan 21-10, 18-21 dan 21-11. Pasangan Nova Widianto/Lilyana Natsir berpeluang bertemu dengan Frans Kurniawan/Pia Zebadiah di semifinal jika keduanya lolos dalam perebutan di perempat final.
Keberhasilan dua ganda campuran Indonesia tersebut gagal di ikuti oleh Ahmad Tontowi/Greysia Polii yang gagal ke perempat final setelah di jegal unggulan kedua Thomas Laybourn/Kamilla Rytter Juhl (DEN). Thomas/Kamilla adalah juara Singapore Super Series pekan lalu yang di final berhasil mengalahkan Nova Widianto/Lilyana Natsir. Sementara itu Thomas/Kamilla di Djarum Indonesia Open Super Series mengandaskan permainan Ahmad Tontowi/Greysia Polii dengan 21-18, 19-21 dan 21-15.
Di nomor tunggal putri, Maria Kristin Yulianti juga melangkah ke perempat final setelah mengandaskan rekan senegaranya Rosaria Yusfin Pungkasari dengan 21-14 dan 21-11. Langkah Maria untuk kefinal masih terbuka, mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi juga setara dengan kemampuannya.
Sementara itu tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro saat ini sedang bertanding di lapangan 2 melawan Dicky Palyama (NED), sedangkan pemain lainnya masih menunggu giliran.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Ahmad Tontowi, Badminton, Bulutangkis, Djarum Indonesia Open Super Series 2010, Greisyia Polii, Maria Kristin Yulianti, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto, PBSI, Rosaria Yusfin Pungkasari, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro | Leave a Comment »
Posted by jejakandromeda on June 24, 2010
Adriyanti Firdasari tungal putri Indonesia langsung kandas di babak pertama setelah menyerah tiga set melawan Moon Hi Kim (KOR). Bertanding di lapangan 3 dengan dukungan penuh penonton Indonesia tidak dimanfaatkan Firda untuk bermain fokus, sehinga bola-bola Firda pun tidak terarah. Firdasari gagal melangkah ke babak 2 dengan 22-20, 14-21 dan 11-21. Namun kegagalan Firda tidak di ikuti oleh rekannya Maria Kristin Yulianti yang melaju ke babak berikutnya setelah mengandaskan permainan Anu Nieminen (FIN). Menghadapi pemain asal Finlandia, rupanya Maria dibuat kerepotan karena bola-bola yang di tempatkan NIeminen sangat bagus sehingga Maria cukup di buat repot untuk mengembalikan bola.
Di set pertama Maria nyaris tidak bisa mengungguli lawan, namun berkat kesabaran dan pengalaman yang dimiliki akhirnya di saat kedudukan 14-16, Maria akhirnya mampu mengejar ketertinggalan dengan 16-16 dan akhirnya mendahului Anu Nieminen dengan menutup set pertama 21-18. Memasuki set kedua, keadaan pun belum berubah. Maria gagal memberi tekanan dari awal permainan bahkan sempat ketinggalan 0-3. Namun lagi-lagi faktor pengalaman yang mampu membuat Maria bangkit dan set kedua di menangkan Maria dengan 21-16. Di babak kedua hari ini Maria akan bertemu rekan senegaranya Rosaria Yusfin Pungkasari untuk memperebutkan tiket perempat final.
Sementara itu tunggal putra Indonesia berhasil meloloskan wakilnya ke babak kedua setelah Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Andre Kurniawan Tedjono dan Taufik Hidayat berhasil mengalahkan lawan-lawannya. Hasil ini tentu saja memberi peluang Indonesia lebih terbuka untuk dapat meraih gelar dari sektor tunggal putra. Apalagi Bonsaak Ponsana di babak pertama juga langsung tumbang dari Wan Ho Shoon (KOR).
Hari ini pertandingan kejuaraan Djarum Indonesia Open Super Series akan di buka mulai pukul 14.00 WIB.
Posted in Bulutangkis | Tagged: Adriyanti Firdasari, Badminton, Bona Septono, Bulutangkis, BWF, Devin Lahardi/Lita Nurlita, Djarum Indonesia Open Super Series 2010, Firdasari, Flandy Limpele, Hasil pertandingan Bulutangkis, Hendra A Gunawan, Hendra Setiawan, Indonesia, Lilyana Natsir, Maria Kristin Yulianti, Markis Kido, Meiliana Jauhari, Nitya Khrisinda Maheswari/Greysa Polii, Nova Widianto/Lilyana Natsir, PBSI, Shendy Puspa Irawati, Simon Santoso, Sony Dwi Kuncoro, Super Series, Taufik Hidayat, Vita Marissa | Leave a Comment »