Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

Archive for the ‘Umum’ Category

MELIHAT INDONESIA DENGAN FILM INDONESIA KLASIK (JADUL) DARI MASA KE MASA

Posted by jejakandromeda on September 4, 2012

 

Film, bagi sebagian orang boleh dikatakan merupakan kebutuhan, sebagai sarana belajar, atau hanya hiburan semata. Dalam sejarah film Indonesia muncul dan di produksi pertama kali tahun 1926 melalui film bisu, Lutung Kasarung. film ini hanya mengandalkan efek bisu dan hanya imaginasi penonton yang ikut berperan serta dalam film ini. Selanjutnya perkembangan film Indonesia mengalami peningkatan dengan di produksi film-film karya sineas Indonesia.

Berbicara film maka tentu saja akan berbicara para sineas dan perkembangan perfilman itu sendiri. Film Indonesia pada awalnya berformat hitam putih hingga seperti sekarang ini yang sudah dipenuhi dengan teknologi maju. Melihat film, sama artinya melihat Indonesia pada jamannnya. baik itu model baju, model rambut, gaya bahasa mapunun trendseternya saat itu. Bahkan yang lebih dalam, adalah tentang keindahan dan kejadulan alam Indonesia pada saat sebuah film dibuat. Panorama atau gambaran alam yang di tampilkan dalam sebuah film klasik, akan sangat berbeda dengan saat kita menonton film dimasa sekarang.

Melalui film klasik Indonesia kita dapat melihat potret Indonesia sesungguhnya dengan di balut oleh sebuah cerita. Sebut saja Film lewat Djam malam, kita dapat melihat ornament, model rumah dan juga kantor pada masa itu, bahasa yang digunakan juga bukan bahasa gaul yang kadang sulit dimengerti tapi bahasa Indonesia yang baik dan sopan. Selanjutnya dalam film Si Manis Jembatan Ancol yang dimainkan oleh Lenny Marlina dan Krisbiantoro, disitu kita masih melihat betapa perawannya betawi kala itu. Coba bandingkan dengan sekarang, hampir semua tempat isinya gedung.

Menelisik film Indonesia klasik memang Indah dan mampu membawa suasana bernostalgia, bagi yang sudah dewasa tentu saja sebagai ajang nostalgia, sedang bagi generasi remaja hal ini bisa menjadi tempat pembelajaran dengan melihat Indonesia kala itu.

Film Indonesia klasik itu kaya akan warna, sebut saja film tahun 70an yang mengandalkan film drama sebagai film unggulannya, kemudian film 80an, Drama masih tetap mendominasi, namun film silat dan komedi ikut mewarnai jagat perfilman kala itu. selain juga adanya film Horror yang di dominasi oleh Suzanna sebagai pemainnya. Melewati 80an dan menginjak film tahun 90an, terjadi kelesuan dalam pembuatan film, bahkan Film Indonesia sempat dianggap mati kala FFI 1992 sebagai ajang penghargaan terakhir sebelum akhirnya hidup kembali tahun 2004. Sepanjang 1992 sampai dengan tahun 2000an praktis hanya beberapa film saja yang di produksi, dan kebanyakan bertema sekwilda (Sekitar wilayah dada) dan paha. Akhir 90an muncul film Petualangan Sherina dan awal 2000an muncul film Ada Apa dengan Cinta sebagai film yang dianggap mampu mengangkat kembali perfilman Indonesia.

Dari masa ke masa kita mampu melihat Indonesia melalui film klasiknya Indonesia. (baca : film jadul)

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , | Leave a Comment »

ANNA TAIRAS & ENNY BEATRICE DALAM FILM ‘ PATAH HATI SEORANG IBU ‘

Posted by jejakandromeda on March 1, 2012

JUDUL FILM                        : PATAH HATI SEORANG IBU

SUTRADARA                       : AGUS ILLIAS

CERITA                                  :  H USMAN EFFENDY

SKENARIO                           :  NASRUL RAMADHAN

MUSIK                                  : FRANKY RADEN

PRODUSER                          : SHONNY EFFENDY

TAHUN PRODUKSI           : 1985

PRODUKSI                           : PT. INEM FILM

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                              : ANNA TAIRAS, PONG HARJATMO, ALAN NUARI ENNY BEATRICE, WD WMOCHTAR, TUTI WASIAT, GINO MAKASUCI, ERNA SANTOSO, TIEN KADARYONO

SINOPSIS :

Marni (Anna Tairas) membesarkan 4 anaknya, Fauzi, Firman, Fadly dan Tanti setelah ayah mereka bunuh diri akibat hutang berjudi yang menjeratnya. Tiga Tahun telah berlalu, dan kini setelah tiga tahun dari kejadian itu, datanglah Erwin (Pong Harjatmo) seorang pelaut yang ingin mempersunting Marni. Namun niat Erwin ditentang oleh anak-anak Marni yang tidak mau kehadiran ayah tiri, terutama anak pertama mereka Fauzi. Bahkan kakek mereka (WD Mochtar) juga tidak mau kalau Marni menikah dengan Erwin karena dianggap akan mengambil harta ayah mereka.

Fauzi memang anak yang nakal, baik di rumah maupun di sekolah ia tidak mau kalah. Ketika Fauzi kedapatan sedang merokok, maka datanglah Erwin yang mengaku sebagai omnya dan mewakili wali Fauzi, namun Fauzi menolak keras agar Erwin tidak mencampuri urusannya. Ia meminta kakeknya yang datang.  Suatu hari ketika Fauzi sedang berlari bersama adiknya Firman, ia tertabrak mobil yang membuatnya di bawa ke rumah sakit.  Erwin dan Marni berniat untuk menikah, namun selalu ditentang oleh anak-anaknya dan kakek mereka, sehingga gagallah pernikahan mereka.

****

Kini mereka sudah tumbuh dewasa, Fauzi (Alan Nuari) sudah memiliki usaha yang patungan dengan Misye (Tuti Wasiat), Tanti (Enny Beatrice ) menjadi artis sedangkan Fadly  yang dulu dianggap anak pungut kini sudah menjadi dokter. Sementara Marni sendiri kini sudah memiliki butik sendiri. Namun sayang sekali kelakuan anak-anaknya tidak sesuai dengan yang ia harapkan. Misye dan Fauzi memang pacaran dengan usaha ditangan mereka. Namun Fauzi tidak juga menikahi Misye bahkan uang Fauzi habis di pakai untuk teman-temannya minum-minum.  Fadly meski seorang dokter namun ia berhasil di rayu oleh Misye hingga mencintainya. Fadly patah hati ketika melihat Fauzi dan Misye menikah hingga bunuh diri. Sementara Tanti, hamil dengan seorang sutradara film dan juga seniman lain (Fendy Sukowati). Firman akhirnya pun harus ditangkap polisi setelah membunuh pacar Tanti yang seorang seniman.  Sedangkan Fauzi akhirnya menuntuk pada ibunya untuk mengambil sertifikat ayahnya. Saat itulah datang Erwin dan memukul Fauzi. Namun Marni marah pada Erwin agar tidak turut campur karena bagaimanapun Fauzi adalah anaknya. Marni menyerahkan surat-surat pada Fauzi, dan ia kembali ke panti asuhan seperti dahulu.

Saat itulah Fauzi baru tahu dari surat yang di tulis ayah kandungnya sebelum meninggal. Ia menyesal dan menginginkan ibunya untuk kembali. Namun Marni menolaknya.

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , | 2 Comments »

2011 in review

Posted by jejakandromeda on January 9, 2012

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

London Olympic Stadium holds 80,000 people. This blog was viewed about 430,000 times in 2011. If it were competing at London Olympic Stadium, it would take about 5 sold-out events for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Posted in Umum | Leave a Comment »

NGEBLOG 2012; TIDAK HANYA SEKEDAR AMBISI

Posted by jejakandromeda on January 5, 2012

Selamat datang tahun 2012….tercatat sebulan sudah saya tidak menuangkan apapun di blog…kecuali hanya menjawab, membalas email maupun komentar-komentar yang masuk. Sebenarnya hampir tiap hari saya selaku pemilik blog ini selalu mengunjunginya paling tidak membalas atau meng – approve komentar yang masuk. namun untuk menuangkan isi blog, memang sengaja saya tahan…sengaja menahan diri untuk tidak memasukan satu tulisan. Konyol memang karena hobi ini sudah beberapa tahun ini saya sukai…namun itulah kenyataan…sengaja untuk tidak mengupload sebuat tulisan tentu saja tentang film.

Kalau boleh jujur, masih ada sekitar 50an tulisan yang sudah aku siapin yang belum sempat di upload di blog ini. Tentu saja tentang sinopsis sebuah film yang di lihat dari kacamata sendiri…setelah penulis juga menontonnya terlebih dahulu.

Selain film, jeprat jepret penulis juga beberapa kali di upload di FB, namun untuk di blog ini sengaja belum mengauploadnnya.

di tahun 2012 ini semoga saja ngeblog tidak hanya sekedar ambisi penulis, tapi lebih daripada itu..penulis ingin lebih giat lagi untuk memberikan kontribusi bagi para pembaca setia blog ini….Tunggu saja….

Posted in Umum | 1 Comment »

PENUMPASAN PENGKHIANATAN G 30 S PKI; SEBUAH KENANGAN FILM !

Posted by jejakandromeda on September 30, 2011

Masih ingat film yang dulu selalu di putar tiap tanggal 30 September di TVRI? ya apalagi kalau bukan Film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI.  Tiap tanggal tersebut film ini selalu di putar di TVRI dan menjadi tontonan wajib. apalagi kala itu TV swasta juga ikut menayangkannya. Namun karena dianggap sebagai propaganda Orde Baru film ini akhirnya di larang di putar lagi di TVRi oleh menteri penerangan yagn kala itu di pegang oleh Yunus Yosfiah. Terlepas dari berbagai kontroversi yang selama ini beredar tentang PKI yang menjadi dalang kekejaman dan kudeta kala itu, atau beredarnya isu kalau Suhartolah yang menjadi dalang semua, namun dari segi penulis sendiri dan menurut cerita pelaku sejarah, kala itu PKI memang kejam dan menghalalkan segala cara dan pintar memutar balikkan fakta.

Jadi apapun kontroversinya, PKI tetap sebagai ideologi yang perlu untuk selalu di waspadai karena bisa tumbuh dan berkembang di Indonesia lagi. Film tersebut kini sudah tidak diputar lagi dan sudah menjadi barang langka padahal film tersebut bisa menjadi pembelajaran bagi para generasi penerus bahwa PKI pernah tumbuh di Indonesia. Jangan pernah melupakan sejarah.!

Untuk mengenang film tersebut, yuk kita tonton kembali film tersebut………..

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , , , , | 2 Comments »

DEDDY MIZWAR & WIDYAWATI DALAM FILM ” BAYI TABUNG “

Posted by jejakandromeda on May 27, 2011

JUDUL FILM                        : BAYI TABUNG

SUTRADARA                       : NURHADI IRAWAN

PRODUSER  PELAKSANA               : S WIDIRGA

CERITA                                  : NURHADI IRAWAN

SKENARIO                           : NURHADI IRAWAN

PRODUKSI                           :  PT. KANTA INDAH FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1988

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : DEDDY MIZWAR, WIDYAWATI, AZIS SINGAH, ASSILA EMIR, FAUZIAH, SHEILA MADJID, IDRIS SARDI, ADE IRAWAN, ANTON INDRACAYA, DEDDY SUTOMO

SINOPSIS :

Pasangan Sukaryo (Deddy Mizwar) dan Jelina (Widyawati) sedang di landa persoalan pelik masalah keuangan. Anak satu-satunya, Tania terkena kanker darah yang membutuhkan biaya sangat besar. Sementara Sukaryo atau Karyo di bekukan dari pekerjaannya sebagai dosen karena membela mahasiswanya yang juga merupakan almamater Karyo dimana saat ini sedang mengajar. Sementara itu Jelina hanya bekerja disebuah biro perjalanan yang bergaji tidak seberapa. Sehingga untuk pengobatan Tania, terpaksa Jelena menggunakan berbagai cara untuk mencari tambahan keuangan, termasuk dengan melamar pekerjaan sampingan. Tidak hanya masalah Tania yang membuatnya makin susah, namun persoalan hutang piutangnya yang kalau tidak dilunasi maka rumahnya terancam disita.

Pada suatu hari, Jelena membaca iklan di Koran yang membutuhkan seorang wanita yang sehat. Maka demi pengobatan Tania, Jelena pun melamar pekerjaan tersebut dan langsung di panggil untuk di wawancara.  Pekerjaan yang di tawarkan adalah menyimpan sesuatu yang sangat berharga dengan kontrak USD 100.000 .Dalam proses wawancara, Jelena menjadi bertanya-tanya karena pertanyaannya yang misterius, namun Jelina lah orang yang di pilih. Jelena menjadi semakin bingung hingga akhirnya ia di pertemukan oleh orang yang akan menitipkan sesuatu . Orang tersebut adalah Datuk Kamaruzaman dan Datin Marina dari Malaysia.

Setelah melalui proses pertemuan, maka Datuk dan Datin pun akhirnya mengatakan maksudnya untuk menitipkan sesuatu, menitipkan embrio dari kedua pasangan tersebut melalui bayi tabung dengan kontrak USD 100.000. Datuk Kamaruzaman dan Datin Marina telah menikah selama 15 tahun namun belum dikaruniai anak. Untuk itulah, karena ia merasa kesepian, maka ia mencari orang yang akan dititipi embrio melalui Bayi Tabung, karena rahim Datin Marina tidak memungkinkan. Pergolakan batin pun terjadi. Jelina tidak bisa menerima untuk dititipi embrio di dalam kandungannya, meski tidak berzina, meski tidak harus melakukan hubungan seks. Jelina dalam kondisi tertekan, karena dari rumah sakit, Dokter (Deddy Sutomo) yang mendiagnosa Tania mengharuskan Tania untuk operasi cangkok sumsum tulang jika ingin sembuh. Dan itu harus segera di laksanakan, sementara itu desakan dari Datuk Kamaruzaman agar Jelina segera mengambil keputusan, Karena waktu mereka di Jakarta akan segera berakhir.

Dalam keadaan tertekan, Jelina ditelpon Karyo suaminya yang sedang menunggu Tania di rumah sakit, Jelina  mengabarkan kalau uangnya sudah ada, namun belum lagi Jelina menjelaskan tentang bayi tabung pada Karyo, di seberang telepon Karyo menyetujui saja tanpa mengklarifikasi kata-kata Jelina. Untuk itu, Jelina memohon pada suaminya untuk proses tersebut ia harus berangkat ke Singapura untuk dimasukkan embrio sebagai titipan dari Datuk Kamaruzaman dan istrinya. Karyo menyetujuinya.

Operasi Tania berhasil, ia sembuh dari kanker darah. Sepulang dari Singapura, Jelina terlihat sakit sehingga Karyo menelpon dokter untuk memeriksanya.  Bahkan sebelumnya Karyo memberitahukan pada Jelina kalau ia diterima kembali bekerja di fakultas setelah sempat dibekukan. Namun Kagetlah Karyo, karena ternyata Jelina hamil. Karyo kaget karena baru saja ia merencanakan namun sudah hamil. Akhirnya Karyo mengintrogasi Jelina. Jelina menjelaskan apa adanya, namun ia di persalahkan oleh Karyo, bahkan ia dituduh telah berzina. Karena persoalan tersebut yang tidak memiliki titik temu, akhirnya Karyo berniat menceraikan Jelina di pengadilan Agama. Namun oleh Hakim (Nazar Amir) keduanya di nasehati untuk tidak bercerai.

Lambat laun, Karyo mau menerima penjelasan Jelina, dan bahkan menyarankan Jelina untuk menjaga kandungannya meski hanya sementara.

Persoalan pun timbul setelah anak tersebut lahir.  Datuk dan istrinya langsung mengambil bayi tersebut. Sebagai seorang ibu yang telah melahirkannya, Jelina tidak terima dan menganggap kalau anak tersebut adalah anaknya. Akhirnya persoalanpun sampai ke persidangan. Masing-masing ngotot atas pendapatnya masing-masing.  Jelina merasa berhak untuk memiliki bayi tersebut, namun Datuk Kamaruzaman dan istrinya juga merasa berhak karena ia sudah membalyar uang sebagai kontrak dengan Jelina. Melalui pengacara masing-masing akhirnya Jelina tidak bisa berbuat apa-apa tentang anaknya. Akhirnya pengadilan memutuskan bahwa anak tersebut akan di pelihara oleh Negara.

Namun hati seorang ibu tidak mungkin di bohongi, Akhirnya Jelina merelakan anaknya untuk di serahkan pada bapak bilogisnya.

****
Bayi tabung merupakan film yang mengupas tentang sisi kehidupan dan sewa rahim yang merupakan kecanggihan teknologi, film ini sangat bagus di perankan oleh Widyawati.

Posted in Resensi Film 70-90an, Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

T-Shirt KPFIJ

Posted by jejakandromeda on March 1, 2011

Berhubung banyaknya permintaan akan tshirt KPFIJ, maka kami saat ini sudah mencetak tshirt KPFIJ.

Bagi yang berminat dapat mengganti ongkos produksi sebesar Rp  55.000, belum termasuk ongkirnya.

Ongkir bisa di cek di : http://www.tiki-online.com atau via pos di http://www.posindonesia.co.id/tarifdn.php

Segera menyusul Mug seperti dalam contoh berikut : untuk pemesanan t shirt bisa menghubungi admin blog ini via email atau YM di birujingga.langitku@yahoo.com , atau bisa menghubungi juga bruri di 085692900023

Posted in Umum | Tagged: , , | Leave a Comment »

KUIS BERHADIAH KOMUNITAS PECINTA FILM INDONESIA JADUL

Posted by jejakandromeda on January 19, 2011

Contoh Souvenir

KUIS KPFIJ

Sahabat KPFIJ, menyambut setahun di launchingnya KPFIJ tepatnya tanggal 22 Januari, kali ini KPFIJ ingin bagi-bagi hadiah terdiri dari T-shirt, Film-film jadul dan juga stiker. Lumayan lho….

akan dipilih 5 pemenang yang akan mendapatkan Souvenir. syaratnya sudah ngeadd page KOMUNITAS PECINTA FILM INDONESIA JADUL di facebook. Kalau belum tinggal di add saja

Caranya Gampang, Sahabat KPFIJ tinggal jawab pertanyaan

berikut :

1. Darimana temanz tahu KPFIJ, sahabat, di invite teman, atau dari mana.

2. Apa saran dan kritikan sahabat untuk KPFIJ?

Jawaban dapat di kirim via email admin ke : birujingga.langitku@yahoo.com atau ruri_mabruri@yahoo.com  dengan subjek : kuis KPFIJ atau juga bisa dikirim via komentar di postingan KUIS berhadiah KPFIJ di wall.

Jawaban juga bisa di kirim via message FB admin di : v_boy007@yahoo.com

Jawaban ditunggu sampai dengan 31 Januari 2010.

Di tunggu partisipasinya

Salam KPFIJ

Posted in Umum | Tagged: , , | 3 Comments »

LIDYA KANDOU DALAM FILM “DARNA AJAIB”

Posted by jejakandromeda on December 22, 2010

Darna Ajaib

JUDUL FILM        :  DARNA AJAIB

SUTRADARA       : SOFYAN SHARNA

PRODUKSI           : PT CANDER MAS  FILM

CERITA                  : SOFYAN SHARNA

PRODUSER          : YAN SENJAYA

TAHUN PROD    : 1980

JENIS                     : FILM DRAMA

PEMAIN               :  LIDYA KANDOU, RIA IRAWAN, RYAN HIDAYAT, DODDY SUKMA, NIA ZULKARNAEN, TEDDY MALA, RINA HASHIM, HAMID ARIEF, KUSNO SUJARWADI, DONNY NURHADI

SINOPSIS :

Lastri ditinggal pergi oleh suaminya untuk bekerja.  Namun tiba-tiba suaminya datang kembali. Keduanya tidur dan tiba-tiba setelah terjadi hubungan suami istri Lastri terbangun dari tidurnya dan mendapati kalau perutnya sudah membesar. Ia melahirkan seorang anak dengan muka yang hancur dan menakutkan. Mukanya bersisik. Ia tidak sadar bahwa suami yang digaulinya adalah bukan suaminya akan tetapi penjelmaan dari makhluk lain. Maka setelah melahirkan dan melihat bayi yang dilahirkan lastri pun meninggal. Sementara itu suami aslinya pulang dan mendapati istrinya sudah tidak bernyawa. Ia pun akhirnya meninggal. Sementara Bayi yang dilahirkannya berubah menjadi seorang wanita bernama Malia. Ia selalu menebar kebencian dan mampu melihat dengan matanya yang jahat. Malia dianggap sebagai anak setan.

Di bagian lain sebuah keluarga belum juga dikaruniai anak meski sudah mengandung 2 tahun, namun setelah lahir bayi yang dilahirkannya sudah terbungkus dan pertanda kalau bayi yang dilahirkannya akan menjadi hebat di kemudian hari. Kemudian ia diberi nama Darna.

Darna Kecil (Nia Zulkarnaen) sudahkelihatan hebat, ia juga berhasil mengejar penabrak lari orang yang di pinggir jalan, juga ia mampu terbang ketika sedang maun skateboard. Sementara itu Malia kecil (Ria Irawan) akhirnya bersekolah disekolah yang sama dengan Darna setelah sebelumnya ia ditemukan oleh seorang Bapak (Kusno Sujarwadi) ketika tergeletak di jalan tatkala hujan.

******

Singkat cerita Darna(Lidya Kandou) sudah dewasa dan bersekolah diSMA.  Demikian juga dengan Malia (Dian Ariestya) yang juga menginjak SMA. Darna dan Malia memiliki sama-sama orang yang dicintai bernama Doddy (Donny Nurhadi). Doddy selalu dapat mengatur waktu kencan untuk keduanya. Meski demikian Doddy selalu diwanti-wanti oleh mamanya (Rina Hashim) agar dapat memilih satu diantara Darna atau Malia, dan anak ayang berasal dari keluarga baik-baik. Suatu saat Doddy mengajak Malia untuk berkencan, namun disaat sedang berjalan-jalan di taman, tiba-tiba Malia menghilang. Doddy pun mencarinya namun tidak dapat menemukan Malia, sementara itu Malia bersembunyi dan berubah menjadi ular.  Namun kemudian kembali berubah sebagai Malia .

Sementara itu Darna berhasil menolong seorang pekerja setelah mendengar teriakannya. Ia terbang laksana Superman yang menolong orang yang membutuhkannya. Akhirnya pekerja bangunan tersebut pun tertolong oleh Darna. Darna akan dengan siap sedia untuk menolong orang setelah memegang kalung yang dipakainya dan iapun bisa terbang. Darna juga menolong orang yang di jambret .

Suatu malam Doddy akan kerumah Darna untuk meminjam buku, namun hal demikian diketahui oleh Malia. Maka iapun marah, dengan mata yang menyala ia berusaha mengikuti Doddy. Malia  cemburu pada Darna. Maka ketika Doddy kerumah, Malia tidak mau menemuinya. Namun setelah di bujuk oleh Ibu angkatnya (Nani Wijaya) Malia akhirnya mau menemui Doddy. Meski Malia seperti seorang pendiam, namun ia memiliki sifat kebencian yang luar biasa terhadap orang-orang yang tidak ia sukai. Berbeda dengan Malia, Darna selalu menolong orang-orang yang membutuhkan, termasuk mampu menghentikan kereta api yang hampir masuk jurang karena jembatanya ambruk.  Darna juga juga menolong sebuah truk yang kecelakaan karena menabrak tiang listrik.

Hubungan Doddy dan Malia semakin dekat menyebabkan Malia tidak suka kalau Doddy juga dekat-dekat dengan Darna yang juga merupakan sahabatnya sejak kecil. Namun Malia tidak suka dan melarang Doddy untuk dekat-dekat dengan Darna. Malia cemburu. Ketika Malia dalam keadaan cemburu maka ia akan marah dan matanya menyala menakutkan . Namun kedekatan Doddy dengan Malia tidak terlalu disukai oleh mama Doddy, sehingga ketika Malia datang kerumah ia tidak begitu meresponnya. Hal ini membuat Malia tersinggung meski disembunyikan dalam hati.

Persahabatan Doddy dan Darna pun semakin dekat, membuat Malia makin cemburu pada Darna. Malia selalu marah-marah, ia juga melabrak Darna untuk tidak dekat-dekat dengan Doddy. Malia selalu di hinggapi energi negatif. Kadang ketika sedang marah ia bisa berubah menjadi ular. Sementara itu Doddy diminta oleh mamanya untuk memutuskan Malia. Bahkan mama Doddy pun akhirnya menelpon ke Ibu angkat Malia untuk memutuskan agar Malia tidak berhubungan lagi dengan Doddy, namun sayang telepon yang diseberang ternyata di angkat oleh Malia sendiri. Malia tersinggung berat. Ia marah dan akhirnya membunuh mama Doddy setelah menerkam dengan taring ularnya. Sebelum meninggal, mama Doddy berteriak hingga di dengar oleh Doddy. Doddy mendapati mamanya sudah menjadi mayat dan melihat sesosok dengan muka aneh bertubuh ular yang ternyata adalah Malia.

Doddy Syok. Ia pun menunjuk foto Malia pada Darna dengan ketakutan. Akhirnya Darna datang kerumah orang tua angkat Malia untuk menanyakan Malia, namun sayang sekali Malia sudah pergi. Malia sendiri akhirnya tahu siapa sosok ayah sebenarnya, sosok ayah yang menakutkan. Malia dan ayahnya pun berbagi tugas untuk menghabisi Darna dan Doddy. Malia bertugas  untuk membunuh Doddy, sedangkan ayahnya akan menghabisi Darna.

*****

Ayah dan Ibu Darna pergi meninggalkan Darna di rumah untuk berbelanja. Namun tidak lama setelah itu, tiba-tiba Ibunya datang kembali dan meminta Darna untuk melepas kalung yang dipakainya untuk diganti dengan rantai yang baru. Padahal kalung ersebut memiliki makna bagi Darna yang dapat dijadikan kekuatan. Tanpa prasangka apapun Darna menyerahkan kalung tersebut. Padahal itu bukanlah sosok Ibunya namun sosok ayah Malia yang menyamar menjadi Ibunya. Setelah berhasil mengambil kalung Darna, iapun pergi. Namun tidak lama setelah itu, Ibu sebenarnya Darna datang untuk mengambil catatan belanja yang ketinggalan. Darna dibuat heran karena Ibunya bolak balik kerumah. Namun akhirnya terjawab sudah siapa Ibunya yang sebelumnya datang.

Sementara itu Malia datang kerumah Doddy. Melihat kedatangan Malia, doddy menjadi ketakutan dan berlari menghindarinya.  Malia mengejar Doddy untuk di bunuhnya, namun diketahui oleh Darna, sehingga Darna menolong Doddy, dan hampir membunuh Malia. Namun Darna yang ditugaskan untuk membasmi kejahatan di muka bumi tidak membunuhnya. Sedangkan Ayah Malia berubah menjadi raksasa yang menghancurkan sekitarnya. Namun berhasil di tumpas oleh Darna.

Posted in Umum | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

KALENDER EVENT KPFIJ

Posted by jejakandromeda on August 8, 2010

Posted in Umum | Tagged: | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,796 other followers