Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

EVA ARNAZ & ENNY BEATRICE DALAM FILM “KUPU-KUPU BERACUN”

Posted by jejakandromeda on November 2, 2010


Kupu-Kupu Beracun

JUDUL FILM        : KUPU-KUPU BERACUN

SUTRADARA       : FRITZ G SCHADT

PRODUKSI           : PT. BUDIANA FILM

PRODUSER          : SUDJANA BUDIANA

TAHUN PROD    : 1984

JENIS                     : FILM LAGA

PEMAIN               : EVA ARNAZ, GEORGE RUDY, ENNY BEATRICE, BARON HERMANTO, BUNG SALIM, LETTY JAMAL

 

SINOPSIS :

Tapak Sewu (Baron Hermanto) adalah murid yang sesat. Ia membunuh saudara seperguruannya bernama Tirta Ireng yang merupakan kekasih Lara Wulan (Enny Beatrice). Tapak Sewu sebelum menjadi murid yang sesat sebenarnya ia adalah murid yang baik namun suka menyendiri. Tapak Sewu di besarkan di perguruan bersama Tirta Ireng dan Shandika (George Rudy). Semasa kecilnya ia selalu bermain dengan TIrta Ireng dan Shandika bersama Wulan dan Seruni (Eva Arnaz). Tapak Sewu diam-diam mencuri ilmu Tapak Tirta dan Putri malu dimana kalau dua ilmu di gabungkan dan tidak kuat maka dapat merusak jiwanya. Tapak Sewu selalu menuruti jiwanya yang panas. Akibatnya ia di hukum oleh gurunya untuk berendam di laut, namun suatu hari ia menghilang dan tidak di ketahui keberadaannya. Sementara Shandika harus pulang selama 6 minggu untuk pulang ke kampung halamannya.

Hingga suatu malam datanglah perampok-perampok yang dipimpin oleh Tapak Sewu. Tidak hanya harta yang di rampok tapi juga gadis-gadis dan pemuda. Mereka di bawa entah kemana. Melihat Tapak Sewu ada di belakangnya, maka Tirta Ireng yang saat itu bermaksud menolong penduduk akhirnya harus berhadapan dengan Tapak Sewu. Dengan menggunakan ilmunya, Tapak Sewu akhirnya berhasil membunuh Tirta Ireng.

Menurut guru, ilmu Tapak Sewu hanya bisa di lumpuhkan oleh lelaki. Namun Lara Wulan yang menaruh dendam pada Tapak Sewu berusaha untuk mencari keberadaan Tapak Sewu. Meski Ia di larang oleh gurunya dan Seruni untuk mencari Tapak Sewu yang konon berada di Pulau Hantu, namun ia tetap nekat. Diam-diam ia pergi dan meninggalkan pulau hiu tempatnya tinggal dan menyeberangi laut menuju pulau hantu. Namun belum lagi ia jauh masuk kedalam, Wulan sudah di hadang oleh anak buah Tapak Sewu yang kemudian menangkapnya. Wulan di hadapkan dengan Tapak Sewu. Melihat kedatangan Wulan, Tapak sewu menjadi geram apalagi setelah Wulan mencoba merayunya untuk melancarkan aksinya membalaskan dendam pada tapak sewu dengan berguru ilmunya. Akhirnya justru Wulanlah yang di beri minuman oleh Tapak Sewu, ramuan untuk menghilangkan ingatan dan untuk menuruti perintah yang di perintahkan padanya. Wulan tidak sadarkan diri.

Sementara itu, Tapak Sewu mendatangi perguruan di pulau Hiu. Ia membunuh gurunya dan membawa Seruni ke Pulau Hantu untuk di jadikan Ratu. Sementara itu Shandika mendapatkan mimpi buruk di kampungnya. Ia mendapatkan firasat dan segera pulang ke perguruan. Sesampai di perguruan Shandika di kagetkan oleh kematian gurunya dan saudara-saudara seperguruan. Akhirnya melalui adik seperguruan yang masih hidup, Shandika tahu siapa dalang di belakangnya.

Dengan penuh kesungguhan, Shandika berlatih keras dari kitab yang ditinggalkan gurunya untuk menghadapi Tapak Sewu.

****

Seruni tersadar dari pengaruh Tapak Sewu dan mendapati dirinya hanya berpakaian seksi sehingga langsung menutupnya dengan kain. Seruni mendapati Wulan yang bermuka beringas. Mengetahui kesadaran Seruni, Tapak Sewu membujuk kembali Seruni untuk memakai pakaian Ratunya. Namun seruni menolak, dengan bantuan Wulan akhirnya Seruni dipaksa untuk meminum minuman yang sudah di  beri ramuan penghilang ingatan oleh Tapak Sewu. Di pulau hantu terjadi kekacauan karena larinya tawanan-tawanan laki-laki namun berhasil di tangkap oleh  anak buah Tapak Sewu.

Setiap malam purnama, Tapak Sewu melakukan upacara persembahan. Saat berlangsung upacara persembahan datanglah Shandika ke pulau hantu. Shandika di tangkap oleh anak buah Tapak Sewu dan di hadapkan pada Seruni dan Wulan dalam upacara persembahan. Namun Seruni seolah tidak mengenali siapa Shandika, kemudian dengan kemampuannya, Shandika berhasil meloloskan diri. Tapak Sewu marah kenapa Seruni melepaskan Shandika begitu saja, namun karena kasihan maka Seruni melepaskan Shandika. Untuk menghilangkan rasa kasihan, Tapak Sewu kembali memberikan minuman yang sudah di beri ramuan agar tidak memiliki perasaan. Tapak Sewu menyuruh Seruni dan WUlan untuk menangkap Shandika yang bersembunyi di hutan.

Setelah berhadapan dengan Shandika, akhirnya Seruni dan Wulan pun tersadar. Shandika akhirnya berhadapan dengan Tapak Sewu. Pertarungan antara Shandika dan Tapak Sewu yang merupakan saudara seperguruan. Tapak Sewu mengeluarkan ilmu Putri Malu, namun akhirnya Shandika mampu meredamnya.

About these ads

2 Responses to “EVA ARNAZ & ENNY BEATRICE DALAM FILM “KUPU-KUPU BERACUN””

  1. haris_awwabin said

    mas bisa ngga saya minta dikirim filmnya

    Jejakandromeda’s said :
    Maaf tidak melayani pengiriman file film. kalau membutuhkan silahkan bisa di pesan untuk film yang masih ada. terima kasih.

  2. kalo boleh tau,gimana cara nya mendapatkan film-film eva arnaz,and di butuhkan biaya berapa per 1 filmnya,juga harus hubungin ke mana?thangks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,178 other followers

%d bloggers like this: