Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

HARRY DE FRETES DALAM FILM “LENONG RUMPI 2″

Posted by jejakandromeda on October 4, 2010


Lenong Rumpi

JUDUL FILM         : LENONG RUMPI 2

SUTRADARA       : YAZMAN YAZID

PRODUKSI           : PT. PARKIT FILM

PRODUSER          : RAAM PUNJABI

TAHUN PROD     : 1992

JENIS                     : FILM KOMEDI

PEMAIN               : HARRY DE FRETES, ADE LIBERTIFA, DEBBY SAHERTIAN, TITI DJ, IRA WIBOWO, ROBBY TUMEWU, TATA DADO, PAK TILE

SINOPSIS :

Boim (Harry De Fretes) seorang betawi kaya dadakan pindah rumah ke real estate bersama enyaknya Iting (Titi DJ) dan anaknya Rohayah (Ira Wibowo) dengan membawa rombongan sekampungnya untuk mengantarnya. Sebelum berhenti di depan rumahnya, Boim bersama rombongannya keliling-keliling real estate dengan tujuan agar para penghuni tahu kalau Boim pindahan. Hal ini membuat tetangga depan rumahnya Tante Marlina (Debby Sahertian) dan Ramon alias Ramadhan (Robby Tumewu) menjadi gerah dibuatnya. Apalagi keduanya sama-sama bertetangga.

Akibatnya terjadilah perang antar dua tetangga yang berhadap-hadapan rumah. Boim yang hanya seorang sopir berlagak sebagai bos kantoran di depan Ramon, sementara itu Ramon sendiri yang hanya seorang sopir delman juga tidak mau kalah, ia berlagak juga sebagai orang kantoran. Dari awal kedatanganya pertikaian sudah di tabuh. Gaya hidup Boim dan enyaknya Iting bergaya tinggi, memakai mobil dan juga beli baju di butik. Hal ini tentu saja membuat gerah Ramon dan Tante Marlina. Akhirnya Tante Marlina buka salon di rumah dengan di Bantu oleh Juwita (Ade Libertifa), namun salon tersebut sering di manfaatkan oleh Juwita untuk menyalon teman-teman tukang sayur Juwita, tentu saja tante Marlina sering dibua marah.

Sekali perang tetap perang, demikian kata Boim maupun Ramon. Namun dibalik perang yang sudah digencarkan tiap hari,  Iting mencuri perhatian Ramon tetangga depannya. Maka ketika Iting sedang bersepeda, Ramon mengikutinya dari belakang dan akhirnya menolong Iting ketika Iting jatuh dari sepeda. Akhirnya Iting dan Ramon saling jatuh cinta. Iting menjadi salah tingkah. Untuk menjembatani agar Iting di setujui oleh anaknya Boim untuk berhubungan dengan Ramon, Iting menyuruh Rohaya untuk menyampaikannya pada Boim. Namun setelah Boim tahu siapa yang di cintai Enyaknya, Boim menentang habis-habisan.  Demikian juga Tante Marlina setelah tau Ramon berhubungan dengan Iting, maka Tante Marlina pun menentang habis-habisan. Pokoknya sekali perang tetap perang.

Sementara itu Joni (Tata Dado) anak Marlena yang kuliah jurusan arsitektur pun akhirnya jatuh hati pada anak Boim, Rohayah. Gayung bersambut, Rohayah pun menerima Joni. Kali ini giliran Iting yang menyampaikannya pada Boim tentang cucunya. Namun setelah yang menjadi pacar Rohayah adalah tetangga depan, maka Boim yang sangat alergi dengan tetangga depan pun menentangya.

*****

Kencan pun dibuat antara Joni dan Rohayah dan Ramon dengan Iting untuk bertemu. Dengan menaiki tangga, Joni yang memakai topeng akhirnya sampai juga kerumah Rohayah, sementara Ramon ternyata menyusulnya dari belakan. Namun baik Joni maupun Ramon kaget dibuatnya karena merasa ada saingan yang masuk. Ramon memukul Joni yang memakai topeng. Maka ketika topengnya dibuka, keduanya pun kaget karena ternyata sama-sama mengencani penghuni depan rumahnya, kalau Joni dengan Rohayah maka Ramon akan mengencani Iting. Boim yang sedari tadi mengawasi dari balik perdu, akhirnya mengusir setelah tahu mereka memasuki rumahnya. Setelah gagal bertemu dengan pujaan hatinya, Ramon dan Joni menyuruh Juwita untuk menyampaikan pesan pada Iting dan Rohayah.

Boim menjadi protektif dengan Iting dan Rohayah. Maka di tengah terik matahari dengan berlagak bermain golf di depan rumahnya, Boim mengawasi Iting dan Rohayah agar tidak menyeberang ke rumah depan. Namun akhirnya Boim pingsan karena kepanasan. Boim di tolong oleh tukang sayur dan ditaruh di rumah Tante Marlena. Tante Marlena pun kaget karena tiba-tiba Boim sudah dirumahnya. Setelah siuman Boim disuruh segera pulang oleh Marlena. Namun tiba-tiba Boim pura-pura kesurupan oleh mbah Kalijodo dan mengatakan barang siapa yang menolongnya maka jika perempuan akan di jadikan istrinya. Meski sebelumnya Tante Marlena tidak mau, namun akhirnya karena takut kesurupan terus, Marlena akhirnya menerima Boim.  Akhirnya pasangan tetangga bertetangga tersebut pun secara diam-diam melakukan kencan tersembunyi dengan caranya masing-masing. Ketiganya akhirnya kepergok melakukan kencan di ruangan yang sama..

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,148 other followers

%d bloggers like this: