Movie, Photography and Hobby

Indonesian Old Movie Lovers

NURUL ARIFIN & ADE FAISAL DALAM FILM “CATATAN SI EMON”

Posted by jejakandromeda on April 2, 2014

 

Film dan Soundtrack Catatan Si Emon

Film dan Soundtrack Catatan Si Emon

JUDUL FILM : CATATAN SI EMON
SUTRADARA : NASRI CHEPPY
CERITA : BUNG ONNY, ZARA ZETIRA
SKENARIO : MARWAN ALKATIRI, NASRI CHEPPY
PRODUSER : JIWAT K
PRODUKSI : PT. BOLA DUNIA FILM
TAHUN PRODUKSI : 1991
JENIS : FILM DRAMA
PEMAIN : NURUL ARIFIN, ADE FAISAL, ADEK IRAWAN, AOM KUSMAN, CONNIE SUTEDJA

SINOPSIS :

Emon, nama ini sangat melekat dengan sebuah nama yang ada di tokoh sandiwara radio dan film Catatan Si Boy. Emon adalah sosok laki-laki kemayu atau lebih saklek dengan kebanci-bancian yang dengan kelucuannya mampu menghidupkan suasana. Kehadiran tokoh Emon menjadi daya tarik tersendiri dari film catatan Si Boy.

Emon (Ade Faisal) tertarik pada model pendatang baru Prilly (Nurul Arifin) dalam sebuah show. Untuk memenuhi keinginannya, Emon bahkan bermaksud merubah penampilannya dari yang kebanci-bancian hingga ingin menjadi lebih jantan dengan berolahraga fitness, angkat berat dan untuk menunjang penampilannya, ia juga ke salon agar terlihat lebih jantan. Gaya Rambutnya juga ikut trend. Ketika sedang menata rambutnya agar lebih keren, tanpa sengaja Prilly juga datang ke salon tersebut yang merupakan langganannya. Disini Emon berkenalan dengan Prilly. Cara berpakaiannya juga di buat lebih jantan dengan jaket kulitnya hingga membuat teman-temannya di buat heran. Hingga akhirnya Emon dapat berdansa dengan Prilly di sebuah klub. Emon semakin suka pada Prilly, namun menurut temannya, Prilly pasti ada maunya. Emonpun berusaha mendekati Prilly.

Perubahan Emon juga dirasakan oleh papinya (Aom Kusman) dan Maminya (Adek Irawan) dirumah karena Emon berlatih tinju segala dirumah. Hingga orangtuanyapun ingin agar Emon dibawa ke psikiater agar lebih percaya diri, namun Emon menegaskan pada papi dan maminya kalau ia mau berubah karena suatu saat emon juga ingin punya pacar, dan ia tidak merasa sakit. Meski di bawa ke dokter psikiater, namun tidak membawa hasil karena Emon memang tidak merasa ada sesuatu yang harus dikeluhkan.

Usaha Emon untuk mendekati Prilly tetap dilakukan dengan datang kerumah Prilly untuk mengajaknya makan, namun sayangnya usahanya belum berhasil karena Prilly beralasan mau latihan. Namun bukannya latihan, Prilly malah menemui pacarnya yang bukan lain adalah ayah dari Emon.
******

Singkat cerita Prilly dan Emon jalan bersama. Emon berusaha untuk tampil jantan dihadapan Prilly, sedangkan Prilly sendiri seolah memanfaatkan Emon. Jalan bersama, di belanjain baju sama Emon, makan bareng merupakan kegiatan Prilly dan Emon sendiri. Akibat dari obsesi Emon untuk mendekati Prilly membuat Emon lupa akan tugasnya sendiri.

Karena cintanya, Emon mengajak Prilly ke rumah untuk di kenalkan pada orangtuanya, disinilah Prilly tahu kalau Emon adalah anak dari pacarnya sendiri, Emon pun akhirnya tahu kalau Prilly pacar papinya meskipun papinya meyakinkan kalau Prilly hanya mau hartanya. Papi emonpun memutuskan hubungannya dengan Prilly dan meminta pada Emon agar tidak memberitahukan pada maminya.
Prilly sadar akan perilakunya dan merenung diri dengan mendekatkan diri padaNya. Akhir kisahnya Emon dan Prilly bisa bersatu kembali.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

DEWI IRAWAN DAN MARISSA HAQUE DALAM FILM “KEMBANG SEMUSIM”

Posted by jejakandromeda on February 25, 2014

Kembang Semusim

Kembang Semusim

JUDUL FILM                        : KEMBANG SEMUSIM

SUTRADARA                       : MT RISYAF

CERITA                                  : MT RISYAF

SKENARIO                           : MT RISYAF

MUSIK                                  : KIBOUD MAULANA

PRODUSER                          : SUDARNO

PRODUKSI                           :  PT.  BOLA DUNIA FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1980

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : RACHMAT HIDAYAT, DEWI IRAWAN, MARISSA HAQUE, MIEKE WIDJAYA, SIMON CADER, RANO KARNO, MARLIA HARDI, EDDI GOMBLOH

kembang Semusim 1

kembang Semusim 1

SINOPSIS :

Mirna  (Marissa Haque) pergi meninggalkan neneknya (Marlia Hardi) di Sambas, Kalimantan menuju Jakarta untuk menemui ibunya Farida (Mieke Widjaya) setelah 15 tahun tidak bertemu. Sesampai di Jakarta, Mirna kebingungan karena jemputan tidak datang-datang hingga akhirnya di tolong oleh kuli pengangkut barang dan diantar ke alamat Ibunya. Kerinduan Mirna akan ibunya sudah sangat memuncak, namun sayang sekali kehadiran Mirna, anak kandungnya seolah-olah disesali oleh Farida. Mirna menjadi sedih, namun dipendamnya sendiri.

Farida adalah seorang janda yang akhirnya menikah lagi dengan Wijaya (Rachmat Hidayat) yang memiliki dua orang anak Macan(Simon Cader) dan Lidya (Dewi irawan). Kedatangan Mirna dirumah tersebut tidak disukai oleh Lidya, apalagi setelah tahu kalau Mirna menyukai Rusdi (Rano karno) orang yang dicintai Lidya, namun karena cintanya di tolak Rusdi, ahirnya ia di fitnah oleh Lidya dan diusir dari rumah tersebut.

*****

Kembang Semusim

Kembang Semusim

Lidya selalu mengintimidasi Mirna, namun dengan tegar diterima oleh Mirna. Sementara itu Farida mulai bosan dengan keadaan keluarga tersebut yang mulai kacau. Wijaya, seorang pengusaha yang bisnisnya mulai redup, sementara Farida akhirnya bekerja untuk ikut menghidupi keluarga tersebut. Merasa kesal, akhirnya Farida meminta cerai dengan Wijaya agar bisa dekat dengan anaknya, Mirna. Namun akhirnya Wijaya mereview masa lalunya bersama Lidya dan Macan, yang akhirnya bisa diterima oleh mereka, demikian pula Farida akhirnya kembali menerima keluarga tersebut.

Akhirnya kehidupan keluarga tersebut kembali cerah, Lidya dan Macan pun akhirnya menganggap Mirna sebagai adiknya, dan Lidya memberi kejutan kepada Mirna dengan menghadirkan Rusdi dirumah tersebut. Keluarga tersebut akhirnya bahagia.

 

Kembang semusim

Kembang semusim

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

RICO TAMPATY & MARISSA HAQUE DALAM FILM ‘ SERPIHAN MUTIARA RETAK ‘

Posted by jejakandromeda on November 11, 2013

serpihan Mutiara Retak

serpihan Mutiara Retak

JUDUL FILM                        : SERPIHAN MUTIARA RETAK

SUTRADARA                       : WIM UMBOH

CERITA                                  : NINA PANE

SKENARIO                           : SATMOWI ATMOWILOTO

MUSIK                                  : BILLY J BUDIHARJO

PRODUSER                          : FERRY ANGRIAWAN

PRODUKSI                           :  PT.  VIRGO PUTRA  FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1985

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : CHINTAMI ATMANAGARA, MARISSA HAQUE, RICO TAMPATTY, NANI WIJAYA, ZAINAL ABIDIN, ADE IRAWAN, PIET BURNAMA, RIMA MELATI, ANTON INDRACAYA, ABIZAR

SINOPSIS :

Ardiyan atau Iyan (Rico Tampatty) dan Adelia atau Del (Chintami Atmanagara) adalah sepasang kekasih yang tidak direstui oleh orang tua Del. Mama Del, Ny, Hana (Nani Widjaya) dan Ayahnya (Zainal Abidin) tidak setuju akan hubungan Del dan Iyan meski di ketahui kalau Del hamil akibat perbuatan Iyan. Sebagai orang yang bertanggungjawab, Iyan ingin menikahi Del dan menyuruh Ibu (Ade Irawan) dan Ayahnya (Piet Burnama) untuk datang kerumah orang tua Del. Namun mereka di tolak mentah-mentah oleh Mama Del.

Sejak peristiwa tersebut Del di kurung di rumah oleh mamanya dan disuruh untuk melupakan Iyan, meski hal ini sangat berat sekali di lakukan. Dengan berbagai cara Mama Del berusaha memisahkan hubungan Del dan Iyan, termasuk  menahan surat-surat yang di tulis Del untuk Iyan. Meski Iyan berusaha menemui keberadaan Del, namun Mama Del selalu menutupi keberadaannya. Hingga sempat terjadi Iyan ditangkap polisi karena membuat onar di rumah Del akibat kecewa tidak bisa bertemu dengan Del. Sementara itu Ny Hana terus mendoktrin Del kalau Del tidak butuh cinta Iyan tapi butuh dan cinta mama saja. Dalam keadaan hamil, Del mengikuti apa yang dikatakan mamanya.

Sembilan bulan sudah Del hamil dan melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Arif. Anak tersebut di titipkan kepada seorang perawat (Rima Melati).

****

Iyan tidak pernah tinggal diam untuk mencari tahu keberadaan Del. Dengan dibantu temannya Tiwi (Marissa Haque) akhirnya Iyan berhasil menemukan titik terang dimana Del. Melalui seorang perawat, Iyan berhasil mengambil anaknya untuk di besarkan. Setelah melahirkan Del di suruh melanjutkan kuliah keluar negeri.

Iyan tak kuasa membesarkan anak seorang diri meski dibantu orang tuanya dan sesekali Tiwi turut menjaganya. Akhirnya membuahkan benih cinta diantara mereka dan merekapun menikah. Kehidupan mereka bahagia hingga dikaruniai anak, adik dari Arif.

******

Waktu telah mengubah sikap seseorang, demikian juga Del yang telah kembali dari kuliah di luar negeri dan berubah urakan. Ny. Hana sampai tidak habis pikir. Pada suatu ketika Del bertemu dengan Tiwi. Del pun akhirnya tahu siapa Arif, yang ternyata anaknya. Mengetahui Del telah kembali, Iyan melarang keras Del untuk bertemu dengan Arif, namun sebaliknya, Tiwi member i keleluasaan bagi Del untuk bertemu Arif. Hingga suatu saat Del membawa Arif kerumahnya.

Iyan panik, karena Arif belum dikembalikan oleh Del. Iyanpun mencari kerumahnya, namun ternyata Arif sedang sakit hingga akhirnya meninggal. Del merasa sangat bersalah akan kejadian ini hingga jiwanya terguncang dan harus di rawat di Rumah Sakit Jiwa.

*****

Rate untuk film ini : bagus bagus bagus…..

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

PENGKHIANATAN G 30 S PKI, DALAM BINGKAI SINEMA

Posted by jejakandromeda on September 30, 2013

G 30 S PKI Belakang48 tahun silam, tepatnya 30 September 1965 peristiwa yang di kenal dengan Gerakan 30 September itupun terjadi. Peristiwa pemberontakan yang di lakukan oleh Partai Komunis Indonesia atau PKI dengan menculik dan memfitnah adanya Dewan Jenderal yang akan melakukan perebutan kekuasaan. Versi sejarah yang berkembang, para Jenderal di culik dan dibunuh secara keji oleh PKI. Namun akhir-akhir ini berkembang polemik bahwa dalang dari peristiwa tersebut bukanlah PKI melainkan Soeharto sendiri, Presiden RI yang telah berkuasa selama 32 tahun. Anda percaya itu? Hehe… penulis sendiri sangat tidak mempercayai kalau itu adalah kerjaan Pak Harto. Sama sekali tidak percaya. Tetap percaya bahwa itu adalah kerjaan PKI.

 

Ade Irma Suryani

Ade Irma Suryani

Ingat !!!! Pemberontakan PKI Madiun 1948. Apakah awalnya PKI mengakui? Tidak… namun pada akhirnya terbukti bahwa itu adalah kerjaan PKI. Sama halnya dengan 1965. Hanya PKI yang berani menginjak-injak Al Quran.  Well, daripada berpolemik, kali ini penulis tidak ingin mengomentari sejarah, tapi ingin mengingat kembali peristiwa tersebut dari segi sinematografi. Tentu saja lewat film yang pernah ditayangkan di TVRI selama bertahun-tahun setiap tahunnya. Terlepas dari apapun sejarah dan penyimpangan yang terjadi dalam film tersebut, semua memang ada pro dan kontranya, itu sangat wajar terjadi.

 

Rapat yang dilakukan oleh Untung CS

Rapat yang dilakukan oleh Untung CS

Cakrabirawa

Cakrabirawa

Salah satu anggota Gerwani dengan geram melempar sandal terhadap para korban PKI

Salah satu anggota Gerwani dengan geram melempar sandal terhadap para korban PKI

Pierre Tendean

Pierre Tendean

 

 

 

Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI adalah sebuah karya besar sutradara Arifin C Noor dengan produser G. Dwipayana. Film berdurasi panjang ini dibintangi oleh Amoroso Katamsi sebagai Jenderal Soeharto, dan Tokoh Presiden Soekarno oleh Umar Kayam. Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI adalah merupakan film wajib yang diputar oleh TVRI setiap tanggal 30 september sebelum akhirnya di berhentikan oleh pemerintah melalui menteri Penerangan pada tahun 1998 yang kala itu di jabat oleh Yunus Yosfiah. Banyak yang bilang ini merupakan film propaganda pemerintah dengan mengkultuskan salah satu tokoh di film tersebut, dan banyak sekali adegan-adegan yang konon tidak ada.

 

Namun dari sisi sinematografi menurut penulis, seorang sutradara besar sekaliber Arifin  C Noor pastilah sudah melakukan serangkaian riset demi terwujudnya film ini tidak serta merta hanya mengandalkan satu narasumber saja, sehingga menurut hemat penulis sangat naïf kalau film ini dibuat untuk propaganda pemerintah saja, dalam hal ini adalah figure Pak Harto.

 

Jenazah pahlawan revolusi

Jenazah pahlawan revolusi

Jenderal Suharto dalam pidato saat pengangkatan jenazah dr sumur tua

Jenderal Suharto dalam pidato saat pengangkatan jenazah dr sumur tua

Iring-iringan jenazah pahlawan revolusi yang akan dimakamkan

Iring-iringan jenazah pahlawan revolusi yang akan dimakamkan

 

 

Tidak berlebihan memang kalau kita menilai sebuah film ada beberapa adegan yang tidak sesuai, namun demikian patut diingat bahwa film ini mampu memberikan gambaran tentang sebuah peristiwa kelam bangsa Indonesia yang pernah terjadi.

Berlatar belakang penculikan para jenderal yang di bunuh dengan cara keji dan dibuang ke sumur tua lubang buaya. Diawal film ini dibuka dengan keadaan dan peristiwa yang terjadi di Indonesia, pemberitaan-pemberitaan di Koran tentang sepak terjang dan kekejaman PKI, hingga antrian untuk membeli beras dan minyak tanah oleh rakyat adalah gambaran nyata yang terjadi pada saat itu. Paceklik yang mendera rakyat kecil.  Kemudian juga digambarkan latihan-latihan yang dilakukan sebelum operasi penculikan dilakukan, hingga penculikan satu persatu para anggota ‘dewan jenderal’.

 

Dengan ilustrasi music yang sangat mencekam, penonton mampu dibawa pada suasana tahun 1965 yang cukup mencekam. Adegan yang tidak pernah terlupa adalah adegan dimana anak dari DI Panjaitan yang melumuri mukanya dari darah ayahnya yang ditembak.  Penculikan dewan jenderal yang berujung pada dipaksanya mereka untuk menandatangani sebuah dokumen, dan euphoria para pengikut PKI ketika melihat para jenderal terluka, dan disiksa. Satu adegan kejam adalah ketika di silet. “Darah itu merah jenderal”, merupakan kalimat yang paling diingat.

 

Hingga pada akhirnya para jenderal dibuang kedalam sebuah sumur tua dan akhirnya di ketemukan setelah beberapa hari di kubur. Pengangkatan korban penculikan akibat kebiadaban PKI hingga pada akhirnya pemakaman para jenderal yang mendapat gelar Pahlawan Revolusi. Dengan suara asli Jenderal AH Nasution yang terbata-bata, film ini mampu membuat bulu kuduk berdiri. Melihat film G 30 S PKI adalah tak terlepas dari adegan lambat, adegan berlari para pasukan cakrabirawa yang dibuat melambat dangan iringan musik yang mencekam, adegan disilet, dan juga adengan bernyanyi-nyanyi dari para anggota PKI ditengah penderitaan para Jendral.

 

Terlepas dari apapun kontroversinya, namun film ini patut di jadikan sebagai film documenter, film docudrama yang patut di acungi jempol . Sejarah kelam itu tak akan pernah terlupa. Selamat Hari Kesaktian Pancasila.

Posted in Serba Serbi | Tagged: , , , , , | Leave a Comment »

BERNAFAS DALAM LUMPUR, MERIAM BELLINA & RANO KARNO

Posted by jejakandromeda on July 24, 2013

Bernafas dalam Lumpur - Meriam Bellina

Bernafas dalam Lumpur – Meriam Bellina

JUDUL FILM                        : BERNAFAS DALAM LUMPUR

SUTRADARA                       : TURINO DJUNAEDY

CERITA                                  : ZAINAL ABDI

SKENARIO                           : TURINO DJUNAEDY

MUSIK                                  : ARENG WIDODO

PRODUSER                          : TURINO DJUNAEDY

PRODUKSI                           :  PT.  SORAYA INTERCINE  FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1991

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : MERIAM BELLINA, RANO KARNO, FAROUK AFERO, DIAH PERMATASARI, TIEN KADARYONO,

Bernafas dalam lumpur

Bernafas dalam lumpur

SINOPSIS :

Setelah dua dasawarsa sejak film pertama di produksi, Bernafas dalam Lumpur akhirnya di produksi kembali dengan bintang yang berbeda namun sutradara yang sama Turino Djunaedy. Terdapat beberapa perubahan dari film pertamanya yang di tulis oleh Zainal Abdi. Endingnya pun di buat berbeda. Film ini di produksi setelah 2 dasawarsa lebih film pertamanya, dengan sutradara yang sama.

***

Bernafas dalam Lumpur

Bernafas dalam Lumpur

Seperti film pertama Budiman (Rano Karno) datang ke klub Lunar dan bertemu dengan Supinah(Meriam Bellina) atau yang lebih di kenal Mila di klub tersebut. Pertemuan dengan Supinah karena Budiman membutuhkan seorang cewek malam itu untuk menemaninya ke pesta. Supinah pun dig anti nama Yanti oleh Budiman. Malam itu Yanti berhasil menunaikan tugasnya dengan baik sebagai teman Budiman. Di lanjutkan dengan malam berikutnya yang dilakukan secara diam-diam tanpa sepengetahuan Rais (Farouk Afero). Seperti dalam synopsis Bernafas dalam lumpur sebelumnya, Rais adalah orang yang menolong Yanti sekaligus yang menjerumuskannya ke dalam lumpur pelacuran.

Setelah beberapa kali membawa Yanti, akhirnya Rais mengetahuinya. Budiman dianggap telah membawa Yanti sehingga ia rugi selama tiga hari karena Yanti adalah primadona. Budiman di suruh membayar ganti rugi, namun menolaknya. Hingga akhirnya Budiman di keroyok oleh anak buah Rais. Akhirnya Yanti membawanya ke Rumah sakit. Namun ketika sadar, budiman memaki dan mengusir Yanti. Yantipun pergi.  Setelah Yanti pergi Budiman baru menyadari kalau ia telah memaki dan mengusir Yanti. Maka ia pun kembali ke club Lunar dan ditemui oleh Rosa (Diah Permata Sari) karena Yanti sedang pulang kampung.

Bernafas Dalam Lumpur

Bernafas Dalam Lumpur

Setelah menunggu beberapa hari akhirnya Yanti muncul juga. Meski sakit hati pada Budiman, Yanti  mau di bawa pergi oleh Budiman. Disinilah Yanti menceritakan tentang awal mula ia terjun ke dunia hitam dan tentang Rais.

Dalam film ini nasib Yanti lebih beruntung dibanding film terdahulu, karena Yanti tinggal dirumah yang bagus kepunyaan Budiman, meski mendapat gangguan dari Rais dan anak buahnya. Endingnya pun Yanti tidak meninggal, namun dipersunting oleh Budiman dan direstui oleh orang tua Budiman meski tahu siapa Yanti sebenarnya. Sementara itu orang tua Yanti yang meninggal, bukan Yanti yang harus meninggal karena penyakit.

*****

Kalau mau diperbandingkan, Bernafas Dalam Lumur versi Suzanna lebih bagus dibandingkan versi Meriam Bellina.

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

MARIAM SI MANIS JEMBATAN ANCOL, NOSTALGIA SINETRON

Posted by jejakandromeda on July 11, 2013

Si Manis Jembatan ANcol

Si Manis Jembatan ANcol

Masih ingat dengan Mariam? Hantu cantik jembatan ancol?  Sinetron Mariam Si Manis Jembatan ancol pernah ditayangkan di stasiun TV Indosiar medio 90an dengan bintang Kiki Fatmala sebagai Mariam, juga di bintangi oleh hantu centil Karina (Ozy Syahputra) dan juga Ade Juwita turut memperkuat sinetron ini dengan kecentilannya.

 

Si Manis Jembatan Ancol

Si Manis Jembatan Ancol

Legenda si Manis Jembatan Ancol sendiri memang berkembang secara turun temurun sebagai salah satu cerita rakyat yang dimiliki oleh Jakarta (betawi).  Konon dahulu kala ada seorang gadis cantik yang di perkosa dan mayatnya dibuang di sungai tepatnya jembatan yang terletak di Jl RE Martadinata. Konon sering terlihat penampakan Mariam di lokasi tersebut. Ada beberapa versi cerita tentang Mariam. Kisah Si Manis Jembatan Ancol sendiri pernah diangkat ke layar lebar dengan bintang  Lenny Marlina, Farouk Afero dan Krisbiantoro. Kisah film ini boleh dikatakan sebagai awal cerita Simanis Jembatan ancol, bukan menitik beratkan pada hantu Si manis.

 

Si Manis Jembatan Ancol

Si Manis Jembatan Ancol

Berbeda dengan film berbeda pula dengan sinetron. Kisah Mariam diangkat pula melalui Mariam Si Manis Jembatan Ancol yang tayang di Indosiar dengan Bintang Kiki Fatmala sebagai Mariam, sedangkan di RCTI juga ada Si Manis Jembatan Ancol dengan bintangnya Diah permatasari. Kedua-duanya menceritakan tentang petualangan Mariam, hantu cantik yang selalu menolong para hantu yang baru mati dengan menanyakan penyebab kejadian mereka mati.

 

Si Manis Jembatan Ancol 3

Si Manis Jembatan Ancol 3

Sinetron ini lebih menitik beratkan pada kisah komedi hantu cantik, cukup menghibur dan ringan dengan durasi tayang yang hanya 30 menit sekali tayang, sehingga terasa tidak membosankan. Sinetron ini menjadi hidup karena hadirnya sosok Karina, hantu dengan kepala plontos, juga kelucuan Ade Juwita dengan kata-katanya yang kadang-kadang bisa membuat kita tertawa.

 

Kalau boleh jujur, sinetron-sinetron jaman dulu lebih bagus, ceritanya juga gak monoton.

 

Yuk bernostalgia.

 

 

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , | 2 Comments »

SUZANNA DALAM FILM ” BERNAFAS DALAM LUMPUR “

Posted by jejakandromeda on July 9, 2013

Bernafas dalam Lumpur

Bernafas dalam Lumpur

JUDUL FILM                        : BERNAFAS DALAM LUMPUR

SUTRADARA                       : TURINO DJUNAEDY

CERITA                                  : ZAINAL ABDI

SKENARIO                           : TURINO DJUNAEDY

MUSIK                                  : IDRIS SARDI

PRODUSER                          : TURINO DJUNAEDY

PRODUKSI                           :  PT.  SARINANDE FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1970

JENIS                                     : FILM DRAMA

PEMAIN                               : SUZANNA, RACHMAT KARTOLO, FAROUK AFERO, DICKY ZULKARNAIN, SOFIA WD, RATNO TIMOER, MARULI SITOMPUL, SANDY SUWARDI, IKRANEGARA

Bernafas dalam Lumpur

Bernafas dalam Lumpur

SINOPSIS :

Di sebuah kamp pelacuran, Supinah (Suzanna) yang lebih di kenal dengan nama Mila ditempat tersebut berkenalan dengan Budiman (Rachmat Kartolo) yang memakai jasanya untuk menemaninya k epesta dengan upah Rp. 10.000. Budiman tidak memakai Mila di ranjang, namun hanya menemani ke pesta dan dansa bersamanya.  Merasa namanya tidak cocok dengan nama Supinah, akhirnya Budiman member nama Yanti pada Mila atau Supinah. Sepulang dari pesta Yanti diantar ke kamp pelacuran dan diterima oleh centeng-centeng Rais (Farouk Afero). Akhirnya sepuluh ribu rupiah pun diberikan Budiman pada Rais atas jasa Yanti. Namun Rais merasa uang yang diberi oleh Budiman kurang, sehingga terjadi keributan. Budiman dikeroyok oleh Rais dan anak buahnya hingga mengalami luka tusukan. Yanti membawa kerumah sakit, namun ketika Budiman sadar justru ia memakinya. Akhirnya Yanti lari meninggalkan Budiman yang tengah terluka di rumah sakit.

****

Bernafas dalam lumpur

Bernafas dalam lumpur

Bernafas dalam lumpur

Bernafas dalam lumpur

 

Perkenalan Budiman dengan Yanti meninggalkan kesan yang dalam bagi Budiman maupun Yanti. Merasa bersalah Budi mencari Yanti ke kamp pelacuran. Namun yanti berada di kampong. Berhari-hari ia selalu menunggu kedatangan Yanti hingga akhirnya Budiman berkesempatan meminta maaf pada Yanti. Dan atas permintaan Budiman, Yanti akhirnya menceritakan awal mulanya ia terjun sebagai pelacur.

Cerita pun flashback sebentar. Yanti menceritakan kalau ia ke Jakarta menyusul suaminya. Selama di Jakarta, tempat yang dituju tidak ketemu dengan ditemani oleh tukang becak. Namun sayang melihat kemolekan Yanti, tukang becak tersebut memiliki niat jahat. Ia menawarkan Yanti untuk menginap dengan memakai rumah temannya. Malam itu Yanti diperkosa oleh tukang becak tersebut. Belum habis tangisnya, pemilik rumah tersebut ikut memperkosa Yanti. Hancur sudah Yanti. Esoknya ia melanjutkan perjalanan dengan baju compang camping. Ditengah jalan ia ditolong oleh seorang laki-laki yang memiliki niat baik padanya. Namun sayang sekali, kali ini Yanti pun bernasib sial, ia diperkosa oleh anaknya dan laki-laki tersebut yang ikut hendak memperkosanya.

Pencarian suaminya terus dilanjutkan, hingga ia berhenti di warung makan yang ditunggui oleh seorang perempuan. Tanpa sengaja ia bertemu suaminya dan langsung memeluknya, namun sayang sekali ia telah beristri lagi. Yanti pun di usir. Di perjalanan ia pingsan dalam keadaan lapar. Yanti ditemukan oleh Rais yang menjadikannya seorang pelacur.

Bernafas dalam lumpur

Bernafas dalam lumpur

Sampai disitu yanti bercerita pada Budiman. Bahkan ia di persiapkan untuk dikirim ke hongkong. Budiman member saran untuk menolaknya, namun  Rais marah.  Secara perlahanpun Yanti yang merasa suka pada Budiman mulai menjauhinya. Berbagai tamu ia layani. Hingga Yanti jatuh sakit. Namun Budi pulalah yang menolongnya mencarikan dokter.  Yanti meminta tolong pada Budi melalui temannya untuk menjemput anaknya di kampung. Namun sayang sekali, ketika sampai di Jakarta perhiasan Yanti telah di preteli oleh Rais, dan nyawanya tidak tertolong akibat sakit yang di deritanya.  Yanti pun meninggal dunia.

*****

Cerita aslinya, “Berenang dalam Lumpur” dimuat bersambung dalam majalah “Varia”. Kerja sama dengan Prospex Trading Coy. (Hongkong). Film Indonesia pertama yang menonjolkan seks, perkosaan dan dialog-dialog kasar. Tapi versi vcd di sensor sih hehe…. Pernah dilarang diputar di Bandung oleh Kodim setempat. Film yang laris dan cukup menghebohkan. Sukses ini membuat produser/sutradaranya membuat lanjutannya menjadi sebuah trilogy(sumber : Katalog Film Indonesia : JB Kristianto)

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Comment »

BAYI AJAIB

Posted by jejakandromeda on July 4, 2013

Bayi Ajaib

Bayi Ajaib

JUDUL FILM                        : BAYI AJAIB

SUTRADARA                       : TINDRA RENGAT

CERITA                                  : W NGADIMAN

SKENARIO                           : TINDRA RENGAT

PRODUSER                          : W NGADIMAN

PRODUKSI                           :  PT.  EMPAT GAJAH FILM

TAHUN PRODUKSI           : 1982

JENIS                                     : FILM DRAMA HOROR

PEMAIN                              : RINA HASHIM, MUNI CADER, WD MOCHTAR, BOKIR, RIZWI IBRAHIM, WOLLY SUTINAH

Rina Hashim Si Ibu Bayi ajaib

Rina Hashim Si Ibu Bayi ajaib

SINOPSIS :

Kosim (muni Cader) menemukan intan ketika sengaja mencarinya disungai yang menyebabkan ia Kaya, sementara Dorman (WD Mochtar) yang sama-sama mencarinya tidak menemukannya. Kedua orang ini adalah bakal calon lurah yang sedang menjagokan dirinya.  Melihat Kosim mendapatkan intan untuk membiayai pencalonannya membuat Dorman menggunakan caranya dengan menggunakan Roh moyangnya Alberto Dominique, seorang portugis yang mati digantung karena kekejamannya. Ia merasuk kedalam kandungan istri Kosim (Rina Hashim) yang sedang mengandung anak pertamanya. Kosim dianggap sebagai saingan Dorman sehingga ia perlu melakukan tindakan tersebut. Meski usia kandungan masih enam bulan, namun istri Kosim yang baru saja terperosok kedalam kuburan tua, pulang kerumah dengan menjerit-jerit, apalagi keanehan pun terjadi, kandungannya pindah ke belakang. Dan selang beberapa saat anaknya pun lahir. Namun keanehan kembali terjadi, anaknya lahir dalam keadaan terbungkus. Maka asisten dukun beranak pun menaruhnya di dapur di sebuah tempat, namun malang, tiba-tiba bayi tersebut tiba-tiba keluar dan menggigit leher. Asisten dukun beranakpun meninggal ditempat. Jeritan pun terdengar, Kosim lalu mencari asal suara. Namun ia hanya mendapati mayat perempuan tua, sedangkan anaknya tidak ada. Anaknya diketemukan terdampar di bangunan tua bekas peninggalan orang Portugis.

Bayi ajaib

Bayi ajaib

Melahirkan Bayi Ajaib

Melahirkan Bayi Ajaib

 

Kelahiran anak Kosim menjadi hal aneh, karena ia sering mendelik-delik, bahkan di sunat pisau sunatnya tidak mempan. Anak tersebut juga hampir membunuh ibunya ketika ia berhasil menarik Ibunya masuk kedalam sumur. Keanehan demi keanehan pun terjadi. Hal ini membuat aneh, terutama apa yang dikatakan oleh sang peramal. Saat itu istri Kosim hamil anak kedua, namun Anak pertamanya tidak akan membiarkan adiknya lahir, maka segala upaya ia gunakan untuk mencelakakan ibunya. Keanehan tersebut juga dirasakan oleh dukun beranak (Woly Sutinah) yang membantu melahirkan. Akhirnya dukun beranak tersebut pun mati di gigit oleh anak kosim yang sudah dirasuki roh jahat.

Bokir gagal menyunat si bayi ajaib karena alot kulitnya

Bokir gagal menyunat si bayi ajaib karena alot kulitnya

Bayi Ajaib membunuh...

Bayi Ajaib membunuh…

 

Sementara itu pemilihan lurah tetap berlangsung. Ada tiga calon yang maju yakni, Saleh, Dorman dan Kosim. Setelah diadakan pemilihan, Salehnya yang terpilih menjadi Lurah sedangkan Dorman dan Kosim kalah. Kekalahan Kosim ditengarai sebagai akibat dari anaknya yang telah di rasuki roh jahat. Ketika anaknya sedang menggigit dukun beranak, kosim bermaksud membunuhnya, namun ditolong oleh kiyai kampung tersebut. Akhirnya anak Kosim terbebas dari roh jahat, dan kini ia bisa di sunat oleh dukun sunat (Bokir) .

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

RAHASIA PERKAWINAN , PENGORBANAN TERMAHAL YATI DALAM FILM

Posted by jejakandromeda on July 3, 2013

Rahasia Perkawinan

Rahasia Perkawinan

Pernah nonton film Rahasia Perkawinan yang dibintangi oleh Yati Octavia dan Roy Marten?. Ini adalah pengorbanan termahal Yati Octavia, karena waktu shooting adegan-adegan terakhir yang harus di gunduli, Yati Octavia malah terbakar. Sedianya adegan yang akan di ambil adalah ketika warga marah akibat perzinahan yang dilakukan oleh Dina (Yati Octavia) dengan Bram (Roy Marten) salah satu pegawai suaminya (Rachmat Hidayat).  Perzinahan Dina dilakukan karena ia tidak memperoleh kepuasan seks dari suaminya karena menderita impoten, sehingga tidak bisa memberikan kepuasan pada Dina.

Kembali ke adegan terakhir, Yati Octavia terbakar ketika akan melakukan adegan penggundulan rambut, namun sebelum itu adegan yang harus dilakukan adalah ketika rumah tempat melakukan perzinahan akan dibakar oleh masyarakat yang marah akibat perzinahan tersebut, Yati harus melakoninya dengan berada di rumah tersebut. Namun malang baginya, maksudnya adalah bajunya terbakar sebagian , namun justru membakar semua bajunya. Akhirnya Yati Octavia pun di bawa ke RS Fatmawati untuk selanjutnya di rujuk di RS Pertamina.

Rahasia perkawinan

Rahasia perkawinan

Dalam VCD yang pernah rilis dan penulis punyai, sebelum film di mulai di perlihatkan kecelakaan shooting yang menimpa Yati Octavia. Para kru film berteriak-teriak agar Yati keluar dari rumah itu ketika mulai terbakar, dan di dapati baju Yati telah terbakar. Yati pun keluar dan berteriak histeris. Para kru yang sedang bekerja segera menolong Yati Octavia.

Saat-saat Yati Octavia terbakar

Saat-saat Yati Octavia terbakar

Yati Octavia terbakar dan ditolong oleh Kru film

Yati Octavia terbakar dan ditolong oleh Kru film

Pengorbanan Termahal Yati Octavia

Pengorbanan Termahal Yati Octavia

Ini memang pengorbanan termahal Yati, selain kecelakaan kerja yang mengakibatkan tubuhnya terbakar, Yati juga harus rela rambutnya di potong untuk di gunduli, meski dalam film tersebut akhirnya hanya di potong pendek tidak karuan.

Kecelakaan Yati Octavia yang terbakar ketika melakukan proses suting film Rahasia Perkawinan segera menyebar, media-media Nasional begitu gencar memberitakan kejadian terbakarnya Yati Octavia.  Bahkan kala itu di kabarkan kalau Yati Octavia akan cacat seumur hidup akibat kecelakaan tersebut , meski bisa dilakukan operasi plastic.

Media cetak yang memberitakan terbakaranya Yati Octavia

Media cetak yang memberitakan terbakaranya Yati Octavia

Yati Octavia Cacat Seumur hidup

Yati Octavia Cacat Seumur hidup

Pemberitaan Yati Octavia di koran ibukota

Pemberitaan Yati Octavia di koran ibukota

TVRI turut memberitakaan  terbakarnya Yati Octavia

TVRI turut memberitakaan terbakarnya Yati Octavia

Selain berita-berita yang di muat di media massa, berita ini juga di siarkan melalui TVRI yang saat itu menayangkannya dalam acara Berita.  Perjuangan dan totalitas Yati dalam Film Rahasia Perkawinan tidaklah sia-sia karena menurut data Perfini film ini merupakan salah satu film terlaris pada tahun 1979, sehingga tidak berlebihan kalau pengorbanan Yati Octavia patut diacungi jempol.

Bagi yang belum mengetahui jalan cerita rahasia perkawinan, tunggu ya akan saya posting segera synopsis pendeknya.

Adegan Yati dan Roy Marten

Adegan Yati dan Roy Marten

Dina memeluk Bram

Dina memeluk Bram

Yati rambutnya di potong oeh warga

Yati rambutnya di potong oeh warga

Dina di lempari batu oleh warga akibat perbuatannya

Dina di lempari batu oleh warga akibat perbuatannya

Akhirnya Dina tobat

Akhirnya Dina tobat

Film Rahasia perkawinan tidak hanya sekedar hiburan, namun film ini juga memberikan pembelajaran kalau zina itu dilarang, dan konsekuensi pahitnya adalah dikenakan hukuman rajam.

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

NOKTAH MERAH PERKAWINAN, NOSTALGIA SINETRON 90an

Posted by jejakandromeda on July 2, 2013

Noktah Merah Perkawinan

Noktah Merah Perkawinan

Masih ingat sinetron ‘Noktah Merah Perkawinan’? Sinetron yang tayang di salah satu stasiun Swasta Indosiar di tahun 1996an?. Noktah merah perkawinan cukup melekat di hati penonton karena jalan ceritanya yang cukup realistis dengan konflik keluarga yang di bangun. Kata-kata “Kepala Rumah tangganya aja yang gak becus” atau “puas mas tampar saya?, tampar lagi, tampar….!” Adalah kata-kata yang diingat oleh pemirsa karena berada dalam opening sinetron ini.

Noktah Merah perkawinan

Noktah Merah perkawinan

Noktah merah perkawinan tayang di Indosiar setiap senin sd Jumat setiap jam 18.00, merupakan salah satu sinetron yang selalu di tunggu-tunggu oleh pemirsanya. Betapa tidak, sinetron ini mampu menghipnotis dengan gaya dan konflik keluarga yang realistis dibandingkan dengan sinetron-sinetron sekarang.  Noktah Merah Perkawinan dibintangi oleh Priambodo atau biasa dipanggil mas Pri (Cok Simbara), Ambar (Ayu Azhari) istrinya dan juga Bagas (Perdana Batang Taris) dan Ayu (Niken Ayu) yang memerankan sebagai anak Pri dan Ambar.  Sinetron ini diperkuat oleh Mien Brodjo yang berperan sebagai pembantu di rumah Ambar dan juga Yulinar (Berliana Febrianti) sebagai anaknya.

Selain itu bintang-bintang baru saat itu juga turut ambil bagian seperti Teddy Syah (sebagai pupung) adik dari Ambar dan juga ada Dina Lorenza, Mang Udel sebagai ayah Ambar.

Bagi yang pernah menyaksikan sinetron ini tentu masih ingat bagaimana konflik di bangun tanpa intrik-intrik ‘menjijikan’ seperti sekarang ini.  Dalam Rumah tangga tersebut Ambar dan Pri seringkali cekcok, apalagi kehadiran Pupung adik Ambar yang tinggal di keluarga tersebut turut menambah permasalahan keluarga tersebut. Belum lagi hasutan mertua Mas Pri yang turut memperkeruh konflik antara Ambar dan Priambodo. Pekerjaan sampingan Ambar sebagai foto model juga turut menambah permasalahan keluarga. Percekcokan demi percekcokan pun terjadi. Akhirnya Ambar dan Priambodo pun bercerai, tentu saja yang menjadi korban adalah anak-anaknya, Bagas dan Ayu.

Pasca perceraian, untuk menggantikan peran Ambar, Priambodo menikahi Yulinar, namun sayangnya meski anak-anak sudah mengenal Yulinar, namun ia tidak menerima kalau Yulinar sebagai mamanya. Konflik antara anak tiri dan Ibu tiri yang terjadi berulang, meski Yulinar selalu sabar.

Noktah merah Perkawinan

Noktah merah Perkawinan

Uniknya lagi, sinetron ini, meski Ambar dan Priambodo sudah bercerai, namun sejatinya mereka masih saling mencintai satu sama lain. Perceraian bukanlah dikarenakan sudah tidak mencintai lagi, namun karena keadaanlah yang mengharuskan mereka bercerai. Sehingga meskipun bercerai, Ambar kerapkali datang dan kadang-kadang turut campur dalam pendidikan anak-anaknya, Ambar sering menyalahkan Yulinar kalau ia tidak becus mengurus anak-anaknya, seolah-olah Ambar ingin mendapatkan simpati kembali dari Priambodo, disisi lain Priambodo juga tidak bisa bersikap tegas. Yulinar selalu merasa kalah duluan dari Ambar..

Kalau kita perhatikan, soundtrack yang dibuat untuk sinetron ini juga mampu membius pemirsanya, dengan lirik-lirik yang memang sengaja dibuat khusus untuk sinetron tersebut, bukan karena lagu yang sudah jadi lantas dijadikan soundtrack.  Noktah Merah perkawinan hadir ketika sinetron-sinetron di TV swasta sedang mulai booming , namun dengan cerita yang belum membosankan seperti sekarang ini memang layak untuk di kenang dan di ingat. Ayo… tampar lagi mas….. tampar…….!!

Ini lho lirik noktah merah perkawinan itu :

Ada noda dalam hidupku
Melukai relung hatiku
Telah aku ingkari buah hati sendiri
Ku tak tahu lagi
Semuanya telanjur terjadi
Semuanya tak bisa kuhindari lagi

Dulu cinta kupersembahkan
Untukmu sampai akhir zaman
Tapi kau telah ingkar
Semua jadi pudar
Cinta kita hancur
Tinggal puing terpendam terkubur
Dalam hati yang kini telah hancur
Karena…

Noktah merah perkawinan
Telah menghancurkan mahligai cinta
Dan juga buah hati kita

Kini hanya bisa menangis sendiri
Hanya bisa bercanda dalam sepi
Berat hati kita terdiam di sini
Hanya bisa bercanda dalam mimpi

Posted in Resensi Film 70-90an | Tagged: , , , , , , , , , , , , , | Leave a Comment »

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 2,022 other followers